LOMBOK TIMUR – Sejarah selalu mencatat bahwa capaian besar lahir dari ikhtiar panjang, bukan dari proses yang instan. Berangkat dari kesadaran tersebut, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Lombok Timur menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang dirangkaikan dengan pendidikan politik bagi kader, Rabu (31/12/2025), bertempat di Kantor DPC PBB Lombok Timur.
Sekretaris DPC PBB Lombok Timur, Mahrun, S.H., mewakili Ketua DPC, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kader, sejalan dengan amanat pimpinan pusat Partai Bulan Bintang.
Menurutnya, pendidikan politik menjadi fondasi penting dalam membangun militansi kader. Hal itu dinilai sebagai prasyarat utama untuk menghidupkan kembali eksistensi dan kejayaan PBB sebagaimana pernah diraih pada dekade sebelumnya.
“Tidak ada kejayaan yang hadir secara tiba-tiba. Semua harus ditempuh melalui kerja bersama yang terukur, berkelanjutan, dan dimulai dari soliditas internal pengurus,” ujar Mahrun.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua III PBB Lombok Timur, Fathul Mubin, mengulas kembali perjalanan historis Partai Bulan Bintang di daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa PBB pernah menjadi salah satu partai berbasis Islam yang memiliki basis massa kuat, tidak terlepas dari figur pendirinya, Prof. Yusril Ihza Mahendra, sebagai tokoh nasional.
Ia pun mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk memperkuat sinergi dan kekompakan sebagai modal utama mengembalikan kepercayaan publik terhadap PBB. Ajakan tersebut disambut antusias oleh peserta kegiatan.
Menutup pemaparannya, Fathul Mubin menekankan bahwa politik yang bermartabat harus dilandasi niat yang tulus untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, daerah, dan negara di atas ambisi personal. Nilai itulah, menurutnya, yang akan melahirkan politisi berintegritas.
Pandangan serupa disampaikan anggota DPRD Lombok Timur dari Fraksi PBB, Hamdan, S.Pd.SD. Ia menyebutkan bahwa saat ini PBB Lombok Timur terus melakukan pembenahan serius, terutama dalam penguatan kaderisasi mulai dari tingkat ranting hingga anak cabang.
“Sebagaimana arahan pimpinan pusat saat bimbingan teknis, seluruh kader PBB berkomitmen membangun konsolidasi politik secara menyeluruh. Target minimal pada pemilu mendatang, seluruh daerah pemilihan dapat terisi,” ujar mantan kanit UPTD Dikbud Selong tersebut.
Rakercab dan pendidikan politik itu turut dihadiri jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Lotim, Dr. Retno Sirnopati, M.Hum., ia menegaskan pentingnya transmisi pendidikan politik dan demokrasi secara berkelanjutan lintas generasi.
Ia menilai pemahaman politik yang komprehensif menjadi benteng penting untuk menghindari praktik pragmatisme dan oportunisme dalam kehidupan demokrasi.
Senada dengan itu, Komisioner Bawaslu Lombok Timur, Johari Marjan, M.Pd., menekankan perlunya peningkatan pengawasan partisipatif oleh partai politik guna meminimalisasi potensi pelanggaran dalam proses demokrasi.
Sementara itu, perwakilan Badan Kesbangpoldagri Lombok Timur, Hidayat, menegaskan bahwa kader dan sistem kaderisasi merupakan denyut nadi partai politik. Maju atau tidaknya sebuah partai, kata dia, sangat ditentukan oleh kualitas kader yang dimiliki.
“Kader partai harus memiliki kemampuan berpikir kritis, argumentatif, dan konstruktif,” tegasnya.
Melalui konsolidasi struktural dan pembinaan politik yang berkesinambungan, PBB Lombok Timur meneguhkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai perjuangan partai. Langkah tersebut diproyeksikan sebagai jalan strategis untuk melahirkan kader yang berintegritas, adaptif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat di Bumi Patuh Karya.













