Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita

PSG ke Final Liga Champions! Singkirkan Bayern Munich 6-5 Usai Drama 11 Gol di Allianz Arena

ket foto: PSG ke Final Liga Champions! Singkirkan Bayern Munich 6-5 Usai Drama 11 Gol di Allianz Arena
Ads Wberita

MUNICH, wberita.com ! Detak jantung berhenti di Allianz Arena. Bayern Munich selamat dari kekalahan lewat gol Harry Kane di menit 90+4, tapi tetap gagal ke final. Paris Saint-Germain imbang 1-1 dan lolos ke partai puncak Liga Champions dengan agregat 6-5, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB.

Ini bukan sekadar laga. Ini perang terbuka 11 gol dalam 2 leg antara juara bertahan melawan tim paling lapar di Eropa.

Ads Wberita

Menit 3: Dembele Langsung Tusuk Jantung Munich

PSG datang ke Munich bawa keunggulan 5-4 dari leg pertama. Tapi mereka gak mau main aman. Menit 3, Khvicha Kvaratskhelia joget di sisi kiri, lewati Laimer, lalu kirim umpan tarik datar. Ousmane Dembele datang tanpa kawalan dan sekali sentuh kirim bola ke pojok gawang Neuer. 1-0. Agregat 6-4. Allianz Arena mendadak kuburan.

Bayern kalap. Luis Diaz dan Michael Olise bergantian obrak-abrik pertahanan PSG. Menit 27, Olise potong dari kanan dan lepas _curler_ khas Arjen Robben. Bola melengkung tipis di atas mistar. Nyaris!

VAR, Tangan Neves, dan Kemarahan Bayern

Menit 31, Allianz meledak. Bola sapuan Vitinha jelas mengenai tangan Joao Neves di kotak penalti PSG. Pemain Bayern mengerubungi wasit. VAR cek. Keputusan: _no penalty_. Thomas Tuchel di pinggir lapangan sampai banting botol.

PSG hampir hukum Bayern. Sundulan Neves dari tendangan bebas udah mengarah ke gawang, tapi Manuel Neuer terbang seperti 10 tahun lalu. Menit 43 giliran Matvei Safonov balas aksi. Tembakan roket Jamal Musiala ditepis ke atas. Babak I: 1-0 PSG, tapi Bayern belum mati.

Babak II: Festival Penyelamatan Neuer vs Safonov

Bayern kuasai bola 65% di babak kedua. Tapi PSG punya senjata: serangan balik kilat.

Menit 60, Desire Doue lolos 1 lawan 1 dengan Neuer. Sang kapten Jerman keluar dan tutup ruang dengan kakinya. Menit 65, Doue lagi. Kali ini dari luar kotak. Neuer terbang tepis.

Gantian Safonov unjuk gigi. Menit 74, Luis Diaz lepas voli 5 meter. Refleks Safonov luar biasa. Semenit kemudian, tembakan Olise diamankan lagi. Menit 84, Barcola nembak dari 25 meter. Neuer terbang tepis ke pojok. Dua kiper terbaik dunia lagi adu sakti.

Menit 90+4: Gol Kane yang Terasa Hampa

Injury time 5 menit. Bayern bombardir. Menit 90+4, bola liar jatuh di kaki Harry Kane dalam kotak penalti. Dikelilingi 3 pemain PSG, Kane tetap tenang. Kontrol satu sentuhan, lalu lepas tembakan mendatar ke tiang jauh. GOOOL! 1-1.

Allianz meraung. Para pemain Bayern peluk Kane. Tapi di bench PSG, Luis Enrique cuma senyum tipis. Dia tau: gol ini telat. 30 detik kemudian, peluit panjang bunyi. Mimpi _comeback_ Bayern mati. Mimpi final PSG jadi nyata.

PSG vs Arsenal: Final Para Pendosa yang Ingin Penebusan

Agregat 6-5. PSG singkirkan juara bertahan lewat drama 2 leg yang total hasilkan 11 gol. Kini mereka ke final pertama sejak 2020.

Lawannya? Arsenal. Tim yang baru aja akhiri penantian 20 tahun ke final UCL. 30 Mei di Puskas Arena, Budapest, satu kutukan akan berakhir. Entah milik PSG yang belum pernah juara, atau Arsenal yang terakhir ke final 2006.

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta