TABANAN – Di tengah tingginya kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit, sekelompok relawan kembali membuktikan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Yayasan Cahaya Cinta Kasih (YCCK) bersama SOUL Community Tabanan–Jembrana menggelar kegiatan SOUL Action Donor Darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tabanan sebagai bagian dari komitmen membangun budaya berbagi dan melayani sesama.
Sebanyak 24 orang mengikuti kegiatan tersebut dengan mendaftarkan diri sebagai pendonor. Setelah menjalani proses pemeriksaan kesehatan, sebanyak 13 kantong darah berhasil dihimpun dan akan dimanfaatkan untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah di berbagai fasilitas kesehatan.
Pengawas Yayasan Cahaya Cinta Kasih, Anak Agung Gede Putra, mengatakan bahwa aksi donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wujud kepedulian yang dapat memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit. Ia berharap semangat para relawan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan.
Bagi para anggota SOUL Community, donor darah merupakan bagian dari nilai kehidupan yang terus ditanamkan dalam setiap aksi pelayanan. Salah seorang peserta, Desak Ayu Krisna, mengaku terdorong untuk terus berbagi setelah merasakan sendiri manfaat kepedulian orang lain ketika dirinya pernah membutuhkan darah. Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa setiap kebaikan akan kembali memberi manfaat bagi kehidupan.
Sementara itu, UDD PMI Kabupaten Tabanan menyampaikan apresiasi atas konsistensi YCCK dan SOUL Community yang rutin mendukung pemenuhan stok darah. Kepala Bidang Pelayanan Darah UDD PMI Kabupaten Tabanan, Ni Putu Ita Ratna Dewi, A.Md.Kes, menyebutkan bahwa partisipasi komunitas sangat membantu karena kebutuhan darah di Kabupaten Tabanan masih cukup tinggi dan memerlukan dukungan berkelanjutan dari masyarakat.
Melalui program SOUL Action, Yayasan Cahaya Cinta Kasih yang didirikan pada tahun 2012 oleh Bunda Arsaningsih terus mengembangkan berbagai kegiatan sosial berbasis cinta kasih. Donor darah menjadi salah satu wujud nyata bahwa kepedulian tidak harus dimulai dari hal besar, tetapi dari kesediaan setiap individu untuk berbagi demi menyelamatkan kehidupan sesama.













