Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Tak Tahu Aturan…! Seorang Petugas SPBU Tegak Gede Larang Pembelian BBM Jenis Pertamax Menggunakan Jerigen 5 Liter Saat Situasi Darurat

Ket Foto: SPBU di Jalur Denpasar Gilimanuk Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali..(dok)
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com ! Luh Tu Yulianti, penyanyi muda berbakat yang mengalami gangguan penglihatan asal Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Jumat 7 Agustus 2026 malam mengalami nasib sial.

Penyanyi yang namanya melejit lewat tembang Rindu Meme ini, nyaris tidak bisa pulang ke rumahnya usai rekaman single ke-4 di studio SBS yang berlokasi di Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali.

Ads Wberita

Saat itu, Luh Tu Yulianti yang ditemani kedua orang tuanya dan diantar produsernya usai rekaman hendak kembali pulang ke rumahnya. Apes begitu tiba di dekat rumah makan Sari Asih atau sekitar 50 meter sebelah barat SPBU Tegak Gede, mobil yang mereka tumpangi mogok di tengah jalan.

Ternyata mobil tersebut mogok lantaran kehabisan BBM. Mobil tersebut kehabisan bahan bakar karena jarum kontrol BBM mobil tersebut dalam keadaan rusak. Tanpa pikir panjang sopir mobil tersebut kemudian mencari jerigen ukuran 5 liter untuk membeli BBM jenis Pertamax di SPBU Tegak Gede.

Sial, pihak petugas SPBU yang saat itu bertugas justru menolak melayani pembelian BBM Jenis Pertamax dengan menggunakan jerigen 5 liter. Sempat terjadi adu argumen, pengemudi menjelaskan pembelian BBM jenis Pertamax tidak dilarang menggunakan jerigen. Terkecuali pembelian BBM bersubsidi tidak diperbolehkan tanpa rekomendasi dinas terkait.

Namun demikian petugas SPBU saat itu yang diketahui bernama Ngurah tetap menolak melayani pembelian BBM Jenis Pertamax menggunakan jerigen. Beruntung Ngurah Natan, salah satu petugas SPBU tersebut baik hati membelikan BBM di kios eceran yang lokasinya cukup jauh sekitar 5 km.

“Saya dongkol dengan petugas SPBU itu (Ngurah) apa dia tahu aturan atau tidak. Masak beli BBM Pertamax memakai jerigen dilarang. Dia sekolah apa ngk, lagian situasi saat itu emergensi. Untuk ada petugas yang baik membelikan di kios eceran kalau. Kalau ngk ya bisa ngak bisa pulang sampai pagi,” ujar pengemudi kendaraan tersebut.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta