JEMBRANA, wberita.com ! Kabupaten Tabanan sejak beberapa waktu lalu mulai menyulap wajah perbatasan dengan Kabupaten Jembrana.
Rest Area dengan konsep suguhan aneka kuliner yang digerakkan pelaku UMKM lokal mulai menggeliat. Desa Adat setempat juga diuntungkan dengan retribusi parkir.
Kawasan dekat pantai yang dulu kumuh itupun berubah jadi primadona warga yang melintas. Sejumlah pengendara kendaraan bermotor dari berbagai daerah mulai memanfaatkan tempat itu untuk beristirahat.
Sementara sekitar 50 meter ke arah barat, merupakan wilayah Kabupaten Jembrana. Ternyata kondisinya masih begitu-begitu saja. Belum ada tanda-tanda gerakan mempersolek kawasan tersebut yang dikenal dengan kawasan Pantai Yehleh..
Padahal jika dikembangkan seperti yang dilakukan Pemkab Tabanan, lokasi tersebut tentu menjadi destinasi wisata yang cukup menggiurkan. Terpenting UMKM lokal akan menggeliat pesat.
Terkait hal tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, Jembrana sudah berencana untuk menata kawasan perbatasan/pantai Yehleh, Kecamatan Pekutatan.
Penataan kasawan tersebut cukup penting untuk menggeliatkan sektor pariwisata dan membangkitkan UMKM lokal. Dengan demikian akan terjadi perputaran ekonomi yang bagus bagi masyarakat sekitar.
“Bapak Bupati sebenarnya sudah memikirkan hal tersebut. Namun saat ini masih fokus penataan perkotaan. Nanti pasti akan ditata sambil menunggu anggarannya,” pungkasnya.(dar)













