DENPASAR, wberita.com ! Cuaca buruk kembali melanda pulau Dewata, Bali. Angin kencang disertai hujan lebat tiba-tiba terjadi, Sabtu 22 Maret 2025, sekitar pukul 12.30 Wita.
Akibatnya, sejumlah pohon perindang jalan tumbang, atap rumah-rumah warga mengalami kerusakan, termasuk warung-warung milik pedagang di pinggir jalan mengalami kerusakan parah.
Cuaca buruk ini hampir terjadi di semua kabupaten di Bali. Kabarnya terparah terjadi di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Tumbangnya pohon perindang jalan juga menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.
Peristiwa ini juga meramaikan unggahan di media sosial. Bahkan dalam unggahan di sejumlah akun facebook, disebutkan di wilayah Kuta, Badung ada pohon perindang jalan berukuran besar roboh menimpa satu unit kendaraan pribadi (mini bus).
Dikabarkan, akibat tertimpa bohon berukuran besar, mobil mini bus berwarna putih yang dikendarai seorang wanita bersama anaknya ringsek. Pengemudinya dikabarkan meninggal dunia, sementara anaknya selamat.
“Itu pengemudinya wanita, kayaknya meninggal, anaknya selamat. Mobilnya hancur karena kayu yang menimpa sangat besar,” ujar salah seorang warga di sekitar TKP, Sabtu 22 Maret 2025.
Belum ada keterangan resmi dari petugas terkait musibah tersebut. Namun sejumlah pengguna jalan meminta aparat yang berwewenang segera melakukan penebangan pohon-pohon perindang jalan berukuran besar karena sangat membahayakan pengendara, terutama saat musim hujan atau saat cuaca extrim.(dar)













