Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Nah Ini Dia Gays, Tiga Pria yang Tega Gergaji Leher Mandor Proyek di Gianyar Sudah Dijuk Polisi

Ket foto : Tiga orang pelaku pembunuh mandor proyek irigasi di Gianyar saat diamankan polisi
Ads Wberita

GIANYAR, wberita.com ! Sepandai-pandainya tupai melompat, suatu saat pasti jatuh juga. Nah gays inilah tiga orang tukang jagal mandor proyek irigasi di Gianyar, Bali, akhirnya berhasil dibekuk bapak-bapak Polisi.

Ketiga pelaku yang menggergaji leher korban I Wayan Sedhana (54), ternyata adalah anak buah korban gays. Masing-masing MA (25), MF (20), dan SF (18), ketiganya asal Jawa Timur. Parahnya gays, mereka bertiga baru bekerja lima hari di proyek saluran irigasi yang ditangani korban. Sungguh terlalu gays.

Ads Wberita

Kata Kapolres Gianyar, AKBP Chandra Citra Kusuma, ketiga pelaku ditangkap setelah bur kabur ke daerah perbatasan Jember–Banyuwangi. Para pelaku tega membunuh korban lantaran sakit hati sering dimarahi dan ditampar oleh korban.

Korban kata Kapolres Gianyar gays, awalnya dipukul bagian kepala, selanjutnya leher korban digorok dengan menggunakan gergaji. Aduh ngeri gays, tidak punya rasa kasihan itu ketiga pelaku gays. Teganya-teganya-teganya.

“Korban ditemukan di persawahan dalam keadaan meninggal dunia dengan beberapa luka di kepala dan leher hampir terputus,” beber Chandra Citra, Jumat (31/10/2025).

Menurut Chandra, titik awal penyelidikan adalah penemuan jenazah korban yang disertai dengan gergaji yang berlumuran darah. Selain gergaji, polisi juga menemukan cangkul yang diduga digunakan untuk memukul korban.

“Rupanya, pelaku terlebih dulu memukul korban hingga pingsan. Setelah korban tidak sadarkan diri, para pelaku mengambil gergaji untuk menggorok leher korban,” imbuh Kapolres Gianyar.

Para pelaku menggergaji leher korban hingga sembilan kali tarikan gays. Hingga tulang leher nyaris putus dan korban sempat kejang-kejang. Aduh sungguh biadab gays. Setelah korban meninggal, ketiga pelaku memilih kabur.

Chandra mengungkap, pembunuhan tersebut dilakukan pada hari Jumat (24/10/2025), tepatnya pada siang hari. Namun, saat itu tempat kejadian berada dalam keadaan sepi. Setelahnya, ketiga pelaku melarikan diri ke Jember dengan menggunakan sepeda motor milik korban. Waduh orangnya dibunuh, motornya juga dibawa kabur. Ini sih benar-benar keterlaluan gays.

Aksi keji ketiga pelaku tersebut baru terendus pada Sabtu (25/10/2025) saat jenazah korban ditemukan Bersama senjata berupa gergaji. Berselang empat hari kemudian, barulah ketiga pelaku ditangkap tanpa perlawanan di sebuah perkebunan di Gunung Gumitir, Jawa Timur.

“Setelah kami amankan, pelaku mengakui segala perbuatannya dan menerangkan segala kronologi yang mereka lakukan. Memang murni hanya tiga orang ini yang melakukan pembunuhan,” ucap Chandra.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka tersebut dikenakan pasal berlapis. Yakni Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian yang Disertai dengan Kekerasan. Namun, polisi masih mendalami potensi adanya unsur perencanaan dalam tindakan para tersangka. Selamat mimpi indah di penjara ya jagoan kampung.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta