JEMBRANA – wberita.com ! Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terus mengguyur Kabupaten Jembrana, Bali, sejak Selasa (9/4) hingga hari ini, Rabu (10/4). Akibatnya, dua orang tewas, kerugian materiil ditaksir puluhan miliar rupiah, dan ratusan warga terpaksa mengungsi karena banjir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jembrana memperingatkan bahwa kondisi serupa berpotensi terjadi hingga tiga hari ke depan. Fenomena ini dipicu oleh Gelombang Rossby Ekuatorial yang aktif di wilayah ekuator.
“Gelombang ini membawa massa udara basah, mendorong pembentukan awan konvektif secara masif di Bali, khususnya Jembrana. Akibatnya, terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan ekstrem,” jelas Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pertama BMKG Jembrana, Trayi Budi, saat dihubungi Rabu (10/9) sore.
Selain itu, kata Trayi, cuaca panas dalam beberapa hari terakhir juga mempercepat penguapan air dalam jumlah besar, yang turut berkontribusi pada pembentukan awan hujan.
Hingga berita ini ditulis, hujan masih mengguyur Jembrana dengan intensitas sedang. Warga diimbau untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi.
“Dalam tiga hari ke depan, potensi hujan sedang hingga lebat masih tinggi. Kami imbau warga untuk melakukan mitigasi, terutama terhadap risiko banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.













