Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Ada Aksi Bongkar Tanaman di RJB Tanpa Ijin Bupati, Kabag Umum Pemkab Jembrana “Bongol” Saat Dikonfirmasi

Ket foto : Aksi pembongkaran tanaman di areal Rumah Jabatan Bupati Jembrana tanpa seijin Bupati.(IST)
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com ! Tanpa ada kordinasi dengan Bupati Jembrana I Nengah Tamba, tiba-tiba saja sekelompok orang memasuki areal Rumah Jabatan Bupati (RJB) yang terletak di belakang Kantor Bupati Jembrana, di dekat Stadion Pecangakan.

Mereka kemudian membongkar tanaman dan sejumlah pohon yang ada di areal RJB. Diantaranya pohon bunga kamboja berukuran agak besar di robohkan. Diduga mereka akan merubah taman di RJB tersebut dengan tanaman-tamanan yang baru.

Ads Wberita

Sayangnya aksi tersebut diduga tanpa seijin Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Wajar saja, Bupati Tamba yang akan purna bhakti pada 6 Februari 2025 mendatang kaget dan berang. Lantaran tidak meminta ijin atau berkordinasi terlebih dahulu dengan Bupati Jembrana, aksi tersebut dianggap pengerusakan aset milik Pemkab Jembrana.

Aksi pembongkaran dan penebangan tanaman tersebut yang dilakukan tanpa persetujuan Bupati Jembrana, juga merupakan bentuk penghinaan dan tidak beretika. Mengingat sampai saat ini, belum ada pelantikan Bupati Jembrana yang baru dan I Nengah Tamba masih menjabat sebagai Bupati Jembrana.

Belum diketahui mereka dari kolompok mana dan atas suruhan siapa. Namun dari keterangan beberapa anggota Pol PP yang bertugas, aksi tersebut dilakukan diduga atas perintah dari Bupati Jembrana terpilih untuk menata ulang taman di RJB tersebut.

“Katanya sih itu atas perintah Bupati terpilih. Tapi ngak tahu jelasnya, yang saya dengar hanya itu,” ujar salah satu anggota Pol PP yang engan ditulis namanya, Selasa (28/1/2025).

Terkait hal tersebut, Kabag Umum dan Kearsipan Pemkab Jembrana Ida Mustika Ayu tidak bisa dikonfirmasi terkait kejadian tersebut. Dicoba menghubungi melalui telponnya secara berulang-ulang sejak pagi hari, dalam keadaan aktif, namun tidak diangkat. Bahkan hingga petang tidak menelpon balik.

Demikian juga saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini ditulis yang bersangkutan tidak koperatif untuk membalas. Diduga yang bersangkutan alergi terhadap wartawan yang hendak mengkonfirmasi suatu peristiwa yang berkaitan dengan tugas dan kewenangannya sebagai Kabag Umum dan Kearsipan Pemkab Jembrana.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta