Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita

BBM zero di Bali, Jro Bima Tuntut Dirut Pertamina Bali Dicopot dari Jabatannya karena Bikin Masyarakat Sengsara

Ket Foto: Ket foto : Antrean pembelian BBM di salah satu SPBU di Bali dan Ketua Umum Kesatria Keris Bali Ketut Putra Ismaya Jaya
Ads Wberita

DENPASAR, wberita.com ! Pernyataan keras dilontarkan oleh Ketua Umum Kesatria Keris Bali Ketut Putra Ismaya Jaya atau Jro Bima, menyikapi kelangkaan BBM di Bali. Dia meminta Dirut Pertamina wilayah Bali dicopot dari jabatannya karena dianggap gagal melaksanakan tugas.

Pernyataan keras tersebut disampaikan secara terbuka melalui unggahan diakun tiktok pribadinya, Rabu 14 Oktober 2026. Dirut Pertamina Bali Simon Arius Mantiri menurut Jero Bima harus dicopot dari jabatannya karena tidak becus bertugas melancarkan pasukan BBM di Bali.

Ads Wberita

Menurut Jro Bima, akibat gagalnya Simon melaksanakan tugas sebagai Dirut Pertamina wilayah Bali, terjadi dampak buruk dan kerugian besar bagi masyarakat Bali. Diketahui menurutnya kelangkaan BBM tersebut terjadi pada dewase ayu (hari baik) bagi warga Bali.

Dia mencontohkan, kelangkaan BBM terjadi pada saat hari Budha Cemeng Klawu, banyak umat Hindu di Bali tidak bisa melaksanakan persembahyangan karena tidak bisa mendapatkan BBM. Kelangkaan BBM di Bali juga terjadi tepat pada dewase baik melaksanakan pernikahan, tentunya ini berdampak buruk bagi warga Bali yang melaksanakan pernikahan.

“Banyak saudara-saudara kita yang tidak bisa menghadiri upacara pernikahan kerabatnya karena tidak bisa mendapatkan BBM. Ini kondisinya sangat parah dan terjadi berhari-hari di Bali,” ujar Jro Bima.

Lanjutnya, yang menjadi biang kerok permasalahan buruk ini adalah Dirut Pertamina wilayah Bali yang tidak becus berkordinasi dengan pusat terkait pasokan BBM ke tanah Bali. Karena itu, sudah selayaknya Simon dicopot dari jabatannya sebagai Dirut Pertamina wilayah Bali yang telah membuat masyarakat Bali sengsara.

“Ini sungguh-sungguh sangat kita sayangkan. Bali penyumbang devisa sangat besar kepada Negara, tapi rakyat Bali dibuat sengsara dengan kelangkaan BBM ini. Ini belum pernah dalam sejarah di Bali ada seperti ini,” ketusnnya.

Jero Bima dalam unggahannya yang dalam sekejap mendapat respon positif dari ribuan netizen juga menyampaikan akibat kelangkaan BBM ini banyak perusahan yang dirugikan. Anak-Anak juga tidak bisa sekolah. Jika kondisi terus berlanjut, Jero Bima mengancam akan melakukan aksi turun ke jalan untuk membela masyarakat Bali karena masyarakat Bali butuh aktifitas bekerja.

Sementara itu untuk diketahui, hampir semua SPBU di Kabupaten Jembrana zero BBM, baik itu BBM Subsidi maupun Non Subsidi. Kondisi ini menyebabkan lonjakan antrean pembelian BBM sangat padat. Bahkan ribuan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengantre sejak Rabu, 14 Oktober 2026 pagi dan hingga tengah malam, belum juga ada pasukan BBM ke sejumlah SPBU.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta