JEMBRANA, wberita.com ! Keberadaan warung kopi yang buka pada malam hari di Selatan jalan raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di dekat Rumah Sakit Balimed, diresahkan warga sekitar.
Pasalnya warung kopi tersebut memutar musik keras-keras dengan menggunakan sound sistem yang cukup besar pada malam hari. Bahkan musik diputar dengan cukup keras hingga pukul 02.00 dini hari.
Pemilik warung tersebut juga sering karaokean dengan suara yang cukup keras. Kondisi tersebut tentu saja membuat warga sekitar terganggu, termasuk pihak RS Balimed dibuat gerah dengan lantunan musik yang cukup keras.
“Suara musiknya sangat keras. Warga sekitar sangat terganggu. Bahkan dari lantai tiga RS Balimed musiknya juga terdengar keras, kasihan para pasien terganggu istirahatnya,” ujar salah satu petugas parkir RS Balimed, Kamis 27 Agustus 2026 malam.
Menurutnya, pemilik warung tersebut sudah sering diperingati warga tapi tidak digubris. Pihak Pol PP Kabupaten juga sudah mendatangi warung tersebut dan memperingatkan pemilik warung agar jangan memutar musik keras-keras pada malam hari.
“Tadi aja ada Kelian Banjar datang menegur pemilik warung. Pas Kelian Banjar datang, musik langsung dikecilin. Tapi begitu Kelian Banjar pergi, musik keras lagi,” tuturnya.
Warga meminta aparat terkait segera menertibkan warung tersebut, bila perlu tutup secara permanen jika tetap membandel memutar musik keras-keras hingga larut malam. Apalagi warung itu dibuka di atas trotoar yang sebenarnya untuk pejalan kaki.(dar)













