JEMBRANA, wberita.com ! Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di depan Mapolsek Mendoyo, Jembrana, Sabtu 8 Nopember 2025, sekitar pukul 22.25 WITA.
Kecelakaan melibatkan pemotor dengan mobil yang tidak dikenal (trek tronton). Akibat kecelakaan tersebut satu orang korban meninggal dunia dan satu lagi mengalami luka parah dan harus dilarikan ke Puskesmas Mendoyo untuk perawatan medis.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sepeda motor Honda Scoopy DK 6906 ZL, yang dikendarai oleh Vonylia Jalianti (24), asal Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana dengan membonceng temannya Dwi Puryani (24), asal Temuguruh, Banyuwangi, bergerak dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).
Setiba di TKP, tepatnya di depan Mapolsek Mendoyo, pengendara sepeda motor tersebut berusaha mendahului kendaraan di depannya. Naas sajan mendahului kendaraan tersebut, motornya oleng dan terjatuh.
Naas dari arah barat melintas truk kontainer infonya yang dikawal anggota PJR dan melindas tubuh Dwi Puryani hingga hancur dan meninggal di tempat. Sementara pengendara motor Vonylia Jalianti mengalami luka parah dan harus dilarikan ke Puskesmas Mendoyo. Korban tewas dan korban luka-luka merupakan karyawan PT Mitra Prodin.
Sementara itu, truk kontainer yang melindas korban kabur ke arah timur, padahal infonya truk kontainer tersebut dikawal oleh satu anggota PJR. Aparat Polsek Mendoyo yang mengetahui kejadian langsung melakukan pengejaran terhadap truk kontainer yang melindas korban.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian karena pihak Sat Lantas Polres Jembrana, masih melakukan olah TKP dan termasuk masih melakukan pengejaran truk kontainer yang kabur ke arah timur (Denpasar).(dar)













