BIAK TIMUR, wberita.com ! Babinsa Posramil 1708-01/Biak Timur, Kopka Absalom Dimara mendampingi kegiatan pengantaran mas kawin dari keluarga Pdt. Anthon Osmondo, Jemaat Karmel Bosnik, kepada keluarga Frederick Wader di Kampung Waderbo, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Sabtu (6/6/2026).
Kopka Absalom Dimara mengatakan bahwa pemberian mas kawin merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Papua yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih dilaksanakan hingga saat ini.
Ia menjelaskan, pengantaran mas kawin bukan hanya sebagai bagian dari proses menuju pernikahan, tetapi juga menjadi simbol penghormatan kepada keluarga perempuan serta bentuk tanggung jawab dari pihak keluarga laki-laki.
Menurutnya, kegiatan adat seperti pengantaran mas kawin memiliki nilai kebersamaan, persaudaraan, dan gotong-royong yang sangat kuat. Nilai-nilai tersebut menjadi kekuatan dalam menjaga keharmonisan hubungan antar keluarga maupun masyarakat.
“Tradisi ini sudah ada sejak dahulu dan sampai sekarang masih terus dijaga serta dipelihara oleh masyarakat. Saat ini kita masih dapat melihat pelaksanaannya berjalan dengan baik,” ujar Kopka Absalom.
Ia menambahkan, pelestarian budaya lokal merupakan tanggung jawab bersama agar warisan leluhur tetap dikenal dan diteruskan oleh generasi muda di masa mendatang.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan adat yang memiliki nilai positif dan mempererat hubungan sosial di lingkungan warga.
Selain itu, momen seperti ini menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat di wilayah binaan.
“Jalinan silaturahmi yang baik antara TNI dan warga harus terus dipelihara. Melalui kebersamaan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, hubungan yang harmonis akan semakin kuat,” ungkapnya.
Melalui pendampingan pada kegiatan pengantaran mas kawin tersebut, diharapkan nilai-nilai budaya, persatuan, dan kekeluargaan yang telah diwariskan oleh para leluhur dapat terus terjaga serta menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua.
Sumber: Penerangan Kodim 1708/BN













