JEMBRANA, wberita.com ! Heboh di medsos postingan akun facebook (FB) Ranggi Mandiri yang membeberkan permasalahan bantuan dana hibah Pemerintah Provinsi Bali untuk Merajan Dadia milik keluarganya.
Diunggah beberapa hari lalu, akun FB Ranggi Mandiri menuding bantuan hibah Pemerintah Provinsi Bali untuk Merajan keluarnya bermasalah. Bahkan dalam unggahannya, Ranggi Mandiri (pemilik akun) mengklaim sebagai Ketua Dadia.
Menurut Ranggi Mandiri dalam unggahannya, bantuan hibah tersebut sejatinya cair ke rekening panitia pembagunan Piasan sebesar Rp 50 juta. Namun justru diterima hanya Rp 30 juta. Sehingga untuk pembangunan Piasan Merajan dia dan keluarganya harus urunan lantaran kekurangan dana.
Dia menuding bantuan tersebut sengaja dipotong oleh oknum yang mengurus proposal permohonan bantuan tersebut. Bahkan dia sebagai Ketua Dadia mengaku tidak tahu dengan pengajuan proposal tersebut termasuk tidak dilibatkan dalam proses pencairan.
“Mestinya pencairan kan harus melibatkan Ketua dan Bendahara. Tapi saya sebagai ketua tidak tahu apa-apa, ini kan tidak benar,” ujarnya dalam unggahan.
Kontan saja unggahan nyeleneh itu menjadi beragam komentar dari para netizen. Pro dan kontra tertulis di kolom komentar. Ranggi Mandiri juga meminta aparat yang berwenang untuk menindak lanjuti masalah tersebut.
Sementara itu Wayan KL sebagai fasilitator hibah tersebut dikonfirmasi melalui telpon beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, orang tersebut bukannya ketua dadia. Menurutnya ketua dadia yang sebenarnya adalah mangku Merajan Dadia tersebut.
“Dia bukan ketua dadia pak, ketua dadia yang sebenarnya adalah mangku Merajan. Orang itu tidak waras pak,” kilahnya.(dar)











