Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Heboh Unggahan di Medsos Tiga Remaja Dilecehkan Gegara Nyolong Gas, AWK Berang Minta Polisi Mengusut

Ket foto : Unggahan rekaman video aksi pelecehan sexual terhadap tiga remaja di media sosial.
Ads Wberita

DENPASAR, wberita.com ! Perlakukan keji dan biadab serta tidak manusiawi dialami oleh tiga orang remaja (diduga pendatang), hanya gara-gara mereka diduga mencuri tabung gas.

Ketiga remaja tersebut ditelanjangi, kemudian mereka diminta untuk melakukan onani secara bersama-sama di depan umum. Diduga yang melakukan hukuman tersebut terdiri dari beberapa orang, diantaranya ada pelaku perempuan.

Ads Wberita

Aksi tak terpuji dan tidak manusiawi tersebut juga direkam menggunakan kamera ponsel. Diduga perekamnya salah satu pelaku dan videonya kemudian beredar di media sosial.

Nampak dalam rekaman video yang diunggah di akun fb Dr. Arya Wedakarna tersebut, ketiga remaja tersebut ditelanjangi dan berdiri berjajar. Terdengar suara pelaku wanita menyuruh ketiga remaja tersebut melakukan onani.

Mereka juga diminta berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu mereka juga diminta untuk nungging dengan memperlihatkan lubang pantat.

Video yang diunggah di akun fb Dr. Arya Wedakarna, Jumat 21 Maret 2025 pagi tersebut kontan menjadi viral dan banyak menuai kecaman dari netizen.

Sebagian netizen menilai, para pelaku tak manusiawi dan tidak bermoral. Bahkan pelaku wanita yang suaranya terdengar di video disebutkan sebagai wanita pengidap kelainan seksual. Dimana wanita tersebut menyuruh ketiga remaja tersebut untuk onani.

Belum diketahui siapa ketiga remaja tersebut, namun diduga peristiwa tersebut terjadi di Bali dan pelakunya warga lokal karena bahasa Indonesia yang diucapkan kental dengan logat Bali.

Terkait peristiwa tersebut, Anggota DPD RI asal Bali Dr. Arya Wedakarna melalui unggahannya meminta pihak kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut, baik pelaku yang melecehkan ketiga remaja tersebut, maupun pelaku pencurian gas.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta