Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Hingga Siang Hari 28 Korban Kapal Tenggelam Berhasil Ditemukan, Empat Orang Kondisi Meninggal Dunia

Ket foto : Salah satu korban meninggal yang ditemukan di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com ! Setelah empat korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Cekik, Gilimanuk, 23 orang korban lagi kembali berhasil ditemukan di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali.

Ke 23 korban yang ditemukan di Pantai Pebuahan tersebut ditemukan pada Kamis 3 Juli 2025, sekitar pukul 07.00 WITA. Dari 23 korban yang ditemukan tersebut, empat korban kondisinya meninggal dunia. Sementara 19 korban lainnya dalam kondisi selamat.

Ads Wberita

Dari 4 orang korban yang meninggal tersebut, dua diantaranya wanita. Sementara 19 korban yang selamat, tiga orang korban diantaranya perempuan. Kesemua korban setelah ditemukan langsung dievakuasi petugas ke RSU Negara untuk mendapat penanganan medis.

“Pagi-pagi saya mau berangkat melaut menggunakan perahu. Baru sampai sekitar satu mil ketengah, tiba-tiba ada yang teriak minta tolong. Saya cek ternyata ada orang terapung memakai pelampung,” tutur Santoso, nelayan asal Pebuahan, Desa Banyubiru, Kamis (3/7/2025).

Lanjutnya, dia kemudian menolong korban dinaikan ke atas perahunya. Kemudian dia berupaya mencari korban yang lainnya. Tak jauh dari lokasi penemuan pertama, dirinya kembali menemukan korban. Namun kondisinya telah meninggal dunia dan masih mengenakan pelampung.

“Saat saya mau menaikan korban yang meninggal ke atas perahu, tiba-tiba ada lagi korban yang berteriak minta tolong. Karena itu saya putuskan meninggalkan korban yang sudah meninggal untuk membantu korban yang masih hidup,” imbuh Santoso.

Namun saat didekati sumber terikan yang minta tolong, ternyata ada dua korban. Satu korban kondisinya masih selamat sedang menarik bapaknya yang sudah meninggal dunia. Santoso kemudian berusaha menaikan korban yang masih selamat ke atas perahu. Sementara korban yang sudah meninggal ditarik dengan perahu.

“Itu korban yang meninggal terpaksa saya tarik karena tidak kuat menaikan ke atas perahu. Mau minta tolong korban yang selamat tidak mungkin karena kondisinya lemas,” ujar Santoso.

Para korban yang berhasil ditolongnya kemudian dibawa ke tepi pantai. Dia kemudian mengabarkan kepada warga sekitar terkait peristiwa tersebut. Dalam sekejap para warga dan nelayan Pebuahan ramai-ramai ke laut melakukan pencarian korban yang akhirnya berhasil ditemukan 23 korban.

Dengan ditemukannya 23 orang korban di Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, berarti sudah ada 28 orang korban yang berhasil ditemukan. Empat korban ditemukan di Pantai Cekik, Gilimanuk dan satu korban ditemukan di Pantai Candikusuma, Melaya.

Sementara itu, tim SAR gabungan masih tetap melakukan pencarian terhadap para korban dengan menyisir perairan Bali dan sekitarnya. Hingga berita ini ditulis, belum ada lagi korban ditemukan. Sementara itu terkait data manifes penumpang KMP Tunu Prama Jaya juga belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Data manifes penumpang jumlahnya masih simpang siur.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta