JEMBRANA, wberita.com ! Beredar unggahan di media sosial (medsos) yang menyebutkan Kadek Ariasa (Kobe), belum mengembalikan aset daerah yang pernah dipakainya. Padahal dia sudah selesai bertugas sebagai ajudan Bupati Jembrana.
Dalam unggahan oleh akun fb Mulia di group Kabar Jembrana menyebutkan Kobe yang merupakan mantan ajudan mantan Bupati Jembrana I Nengah Tamba, menyebutkan belum mengembalikan aset Pemkab Jembrana berupa sepeda motor N-Max dan Vespa.
Bahkan pihak pengungah juga menyebutkan Kobe sangat rakus (lobo), terbukti menilep asep Pemkab Jembrana berupa sepeda motor. Karena itu dalam unggahan tersebut Kobe diminta untuk mengembalikan aset Pemkab tersebut segera karena telah selesai melaksanakan tugas sebagai ajudan Bupati Jembrana.
Terkait hal tersebut, Kadek Ariasa yang dikonfirmasi Sabtu, 22 Februari 2025 melalui sambungan telpon membantah keras tudingan tersebut. Menurutnya unggahan tersebut sangat tidak benar dan merupakan fitnah karena dirinya tidak ada menggunakan sepeda motor N-Max dan Vespa milik Pemkab Jembrana.
Menurutnya, selama menjadi ajudan Bupati Jembrana, dia hanya menggunakan aset daerah berupa satu unit sepeda motor Yamaha X-Max dan satu unit sepeda gayung. Namun kedua unit aset Pemkab Jembrana tersebut telah dikembalikan.
“Itu unggahan hoax. Itu pembunuhan karakter, tudingan yang tidak mendasar. Aset itu saya sudah kembalikan kepada Pemkab Jembrana ada bukti surat pengembaliannya,” tegas Kobe.
Menurutnya, aset sepeda motor dan sepeda gayung tersebut telah dikembalikan pada tanggal 19 Februari 2025 atau pada saat tugasnya menjadi ajudan Bupati Jembrana telah berakhir. Pengembalian aset tersebut disertai dengan bukti surat pengembalian aset.
“Saya paham aturan, tidak mungkinlah saya menggelapkan aset milik daerah. Silahkan aja dicek di Pemkab di biro aset, itu ada surat bukti pengembalian,” imbuhnya.
Pernyataan Kadek Ariasa juga dibemarkan oleh mantan Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Menurutnya, aset daerah yang digunakan oleh mantan ajudannya untuk menunjang pelaksanaan tugas sebagai ajudan telah dikembalikan ke Pemkab Jembrana.(dar).













