Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Keselamatan Pengendara, Warga Yehembang Ini Perbaiki Payal Jembatan Seorang Diri

Ket foto : Payal Jembatan Yehembang yang jebol diperbaiki oleh I Nyoman Mawa, salah satu warga Yehembang dengan menggunakan dua batang bambu.
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com ! Aksi peduli terhadap keselamatan pengendara lalu lintas ditunjukan oleh I Nyoman Mawa, salah seorang warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali.

Tak ingin terjadi kecelakaan lagi, Nyoman Mawa rela berpanas-panasan memperbaiki payal Jembatan Yehembang, tepatnya pada KM 80-81, barat Pasar Yehembang yang jebol akibat ditabrak truk tronton beberapa bulan lalu.

Ads Wberita

Mantan supir angkutan pedesaan ini memperbaiki payal jembatan yang jebol sepanjang 8 meter tersebut dengan menggunakan dua batang bambu besar. Selain memperbaiki payal jembatan, dia juga memasang tanda (rambu-rambu), agar pengendara bermotor berhati-hati.

“Itu (payal jembatan) yang disebelah kiri sari arah Denpasar kan sudah hampir tiga bulan jebol karena ditabrak truk. Karena berbahaya bagi pengendara, ya saya pasangin bambu untuk menutup payal yang jebol,” ujar I Nyoman Mawa ditemui, Jumat 2 Mei 2025.

Menurutnya, dia berinisiatif memperbaiki payal jembatan yang jebol tersebut karena semata-mata untuk keselamatan pengendara bermotor, terutama sepeda motor. Payal jembatan yang jebol menurutnya bisa menimbulkan kendaraan terjun ke sungai.

“Seperti beberapa waktu lalu ada mobil Ambulance membawa jenasah terjun ke sungai karena payal jembatan jebol. Coba kalau waktu itu payal jembatan tidak jebol, mungkin Ambulan itu tidak terjun ke sungai,” tuturnya.

Dia juga mengaku menyayangkan, kenapa pihak yang berwenang bersikap apatis terhadap kondisi payal jembatan yang jebol tersebut. Buktinya hampir tiga bulan jebol tidak kunjung diperbaiki. Padahal itu bisa memicu kecelakaan lalu lintas.

“Intinya saya tidak mau lagi ada kendaraan yang terjun ke sungai. Makanya saya perbaiki payal yang jebol itu. Meskipun hanya menggunakan bambu tapi itu bisa mengurangi resiko kendaraan terjun ke sungai,” tutupnya.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta