
JEMBRANA, wberita com ! Kapal Motor Penumpang (KMP) Gerbang Samudra 2 kandas di perairan Selat Bali, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (22/6/2025) dini hari. Insiden terjadi sekitar pukul 04.44 Wita, sekitar 200 meter dari Pura Segara Gilimanuk, diduga akibat angin kencang dan arus laut yang kuat.
KMP Gerbang Samudra 2 awalnya berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Namun saat kapal bergerak penuh dengan haluan mengarah ke LCM Gilimanuk, kapal justru terseret arus menuju perairan dangkal.
“Angin dari selatan ke utara cukup kencang disertai arus yang kuat, diduga menjadi penyebab kapal kandas,” ujar seorang petugas pelabuhan yang enggan disebut namanya.
Upaya penarikan kapal menggunakan tali towing oleh KMP Gerbang Samudra 5 telah dilakukan sejak pukul 08.00 Wita. Namun, hingga pukul 09.00 Wita kapal belum juga berhasil dipindahkan dari posisi kandas. Proses evakuasi sempat dihentikan sementara untuk menunggu air laut pasang dan dilakukan pembuangan air balas agar kapal lebih ringan.
Sekitar pukul 09.15 Wita, petugas SAR gabungan mulai mengevakuasi penumpang. Kapal tersebut diketahui mengangkut berbagai jenis kendaraan, yakni 4 unit mobil pribadi, 3 unit kendaraan besar, 6 unit truk sedang, 4 unit bus sedang, 1 unit pikap, dan 8 unit sepeda motor.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, KMP Gerbang Samudra 2 yang dinakhodai oleh M. Reza Pratama HS kandas di Selat Bali. Pada siang hari ini kami berhasil mengevakuasi seluruh 269 penumpang dalam keadaan selamat,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan.
Hingga pukul 12.00 Wita, kapal masih berada di posisi semula dan belum dapat ditarik. Air pasang yang diharapkan dapat membantu proses pemindahan kapal diperkirakan baru akan terjadi pada pukul 20.00 Wita.
“Sementara seluruh anak buah kapal (ABK) yang berjumlah 24 orang masih berada di atas kapal, menunggu air pasang untuk melanjutkan proses evakuasi kapal,” tutup Dewa Hendri.(Sis)












