wberita.com ! Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia Nasional kembali menghadirkan tema webinar yang dekat dengan realitas kehidupan ASN muda melalui Webinar KORPRI Menyapa ASN Seri ke-159 bertajuk “KORPRI Mantu: ASN Muda Siap Kerja, Siap Nikah?”. Webinar ini menjadi ruang inspirasi sekaligus edukasi tentang pentingnya membangun keluarga harmonis sebagai fondasi kebahagiaan, produktivitas, dan pengabdian kepada bangsa.
Digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Lebih dari 1.000 ASN mengikuti webinar secara langsung dan lebih dari 7.400 peserta menyaksikan siaran melalui kanal YouTube Setjen DPKN.
Ketua Umum DPKN sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh hadir sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, Prof. Zudan menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk ASN yang sehat secara mental, produktif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Keluarga yang harmonis akan melahirkan ASN yang sehat, produktif, dan mampu melayani masyarakat dengan lebih baik. Karena itu, membangun keluarga bukan sekadar urusan pribadi, tetapi bagian dari pembangunan bangsa,” ujar Zudan.
Menurutnya, KORPRI tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kualitas hidup dan kesejahteraan ASN, termasuk dalam membangun keluarga yang sehat dan bahagia.
Ia juga mengapresiasi gagasan program KORPRI Mantu yang diinisiasi oleh Munajat sebagai bentuk perhatian terhadap ASN muda yang belum memiliki pasangan hidup.
“Jutaan ASN adalah kekuatan besar bangsa. Yang harus dibangun bukan hanya kompetensinya, tetapi juga kualitas kehidupan keluarganya,” tegasnya.
Hadir sebagai narasumber, Mustikorini Indrijatiningrum membawakan materi bertema “Ketahanan Keluarga ASN: Fondasi Kinerja, Kesejahteraan, dan Masa Depan Bangsa.”
Dalam paparannya, Indri menegaskan bahwa keluarga harmonis memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas emosional dan produktivitas ASN.
“ASN yang memiliki kehidupan keluarga yang sehat akan lebih mampu bekerja secara profesional, menjaga kesehatan mental, dan memberikan pelayanan publik secara optimal,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tantangan keluarga di era digital, mulai dari tingginya penggunaan gadget, menurunnya kualitas komunikasi keluarga, hingga persoalan work-life balance yang semakin kompleks.
Sebagai solusi, Kemenko PMK memperkenalkan Gerakan “1 Jam Berkualitas Bersama Keluarga” atau 1 Jamku, yakni ajakan meluangkan waktu minimal satu jam setiap hari tanpa distraksi gadget demi memperkuat hubungan emosional dalam keluarga.
Selain itu, Indri juga memperkenalkan konsep “Asta Mantra Keluarga”, delapan prinsip membangun keluarga berkualitas di era digital, mulai dari penguatan nilai agama dan budaya hingga pemanfaatan teknologi secara bijak.
“Ketahanan keluarga bukan hanya urusan privat, tetapi investasi besar untuk menciptakan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara itu, Munajat membawakan materi bertema “KORPRI Mantu: Solusi Bermartabat ASN Muda Menemukan Pasangan Hidup.” Dengan gaya santai, segar, dan penuh humor, ia mengajak ASN muda agar tidak takut menikah dan mulai merencanakan kehidupan keluarga secara matang.
Munajat bahkan membagikan pengalaman pribadinya sebagai mantan “penyintas jomblo” yang baru menikah setelah beberapa tahun menjadi PNS. Menurutnya, jabatan tinggi dan penghasilan besar tidak selalu menghadirkan ketenangan hidup apabila dijalani dalam kesepian.
“Tidak ada kata terlambat untuk menemukan kebahagiaan dan membangun keluarga,” ungkap Munajat yang disambut antusias peserta webinar.
Ia menambahkan bahwa pernikahan bukan hanya soal kebahagiaan pribadi, tetapi juga bagian dari penguatan mental, moral, dan masa depan bangsa melalui lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.
Munajat juga memperkenalkan program “KORPRI Golek Garwo”, yakni program pencarian pasangan hidup bagi ASN lajang di wilayah Solo Raya yang dikembangkan dari kegiatan serupa dan telah berhasil mempertemukan lebih dari 100 pasangan.
“Program ini bukan sekadar mencari pasangan hidup, tetapi membangun ruang silaturahmi yang sehat, terarah, dan bermartabat bagi ASN muda,” jelasnya.
Webinar yang dipandu oleh Bella Intan Aulia berlangsung hangat, dinamis, dan interaktif. Diskusi ringan namun sarat makna tersebut menunjukkan komitmen KORPRI untuk terus hadir tidak hanya dalam penguatan profesionalisme ASN, tetapi juga dalam mendukung kualitas kehidupan keluarga ASN Indonesia.













