Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Libur Natal dan Tahun Baru, 139 Ribu Wisatawan Masuk Bali Lewat Gilimanuk

Libur Natal dan Tahun Baru, 139 Ribu Wisatawan Masuk Bali Lewat Gilimanuk. (Foto: ist)
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com – Memasuki libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, jumlah wisatawan domestik yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk, tercatat 139.488 orang telah menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk sejak 20 hingga 24 Desember 2024.

Angka ini melonjak drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai sekitar 80 ribu orang.

Ads Wberita

“Untuk kendaraan kecil sudah mulai mengalir sejak malam kemarin. Namun, puncaknya terjadi pada 22 Desember 2024. Lalu lintas masih aman karena adanya dermaga MB IV yang baru,” kata Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk, Ryan Dewangga, saat dikonfirmasi, Selasa (24/12).

Selain arus masuk ke Bali, jumlah pengguna jasa yang keluar dari Bali juga mengalami peningkatan. Banyak warga yang bekerja di Bali memanfaatkan momen libur Natal dan Tahun Baru untuk pulang ke Pulau Jawa.

“Tidak hanya yang masuk Bali, kendaraan yang keluar Bali juga rata-rata mencapai 6 ribu kendaraan per hari,” tambah Ryan.

Meskipun ada lonjakan penumpang, kondisi di Pelabuhan Gilimanuk tetap terkendali. “Saat ini kondisi di pelabuhan masih landai, tidak ada antrean baik untuk arus masuk maupun keluar,” ujar Ryan.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT ASDP Indonesia Ferry telah menyiapkan 54 armada kapal. Selain itu, kapal Jatra II lintas Jangkar-Lembar juga akan dioperasikan jika diperlukan.

Ryan mengimbau para pengguna jasa untuk membeli tiket secara resmi melalui aplikasi Ferizy guna menghindari calo dan meminimalkan potensi gangguan arus lalu lintas menuju pelabuhan.

“Belilah tiket melalui aplikasi resmi, jangan lewat calo, agar proses perjalanan lebih lancar,” tutupnya.

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta