JEMBRANA, wberita.com ! Sesosok jenazah ditemukan terdampar di pesisir Selat Bali, tepatnya di Pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Rabu (4/2). Jasad yang kondisinya sudah tidak utuh tersebut diduga merupakan salah satu korban dari peristiwa kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya.
Penemuan jasad ini bermula dari laporan warga sekitar pukul 08.00 WITA. Saksi mata melihat benda mencurigakan terdampar di bibir pantai di antara tumpukan sampah. Setelah didekati, benda tersebut ternyata tubuh manusia.
“Benar, di Pantai Penginuman telah ditemukan mayat di pinggir pantai bersama sampah. Kita sudah lakukan evakuasi dan dibawa ke RSU untuk identifikasi apakah mayat ini korban KMP Tunu,” ungkap Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, Rabu (4/2).
Suparta menjelaskan, saat ditemukan kondisi jenazah sudah sangat memprihatinkan dan sulit dikenali secara kasat mata. Jasad tersebut ditemukan dalam keadaan tanpa pakaian dan beberapa bagian tubuh sudah hilang.
“Kondisi sudah hancur, tanpa pakaian, dan kepala sudah hilang,” imbuh Suparta.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, jenazah tersebut diduga berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, jasad hanya mengenakan celana dalam berwarna hitam dengan kondisi tubuh yang sudah mengalami kerusakan berat.
Proses evakuasi oleh tim gabungan berlangsung dramatis. Petugas harus menandu jenazah dengan menyisir pinggiran pantai sejauh 3 kilometer menuju area Sumur Kembar sebelum akhirnya bisa dievakuasi ke jalur darat. Proses evakuasi berhasil dirampungkan pada pukul 08.45 WITA.
Saat ini, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara. Tim Inafis Polres Jembrana akan melakukan proses identifikasi lebih lanjut untuk memastikan identitas korban.
“Sambil menunggu hasil identifikasi, kita terus berkoordinasi untuk memastikan apakah jasad ini benar merupakan korban dari kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya atau bukan,” pungkasnya.













