Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Netizen Ungkap Banyak Kejanggalan Kasus Gading Tewas Tergantung, Dorong Polisi Lakukan Otopsi

Ket foto : Jasat Putu Saputra Adinata alias Gading saat dibawa ke RSU Blambangan.
Ads Wberita

BANYUWANGI, wberita.com ! Meninggalnya Putu Saputra Adinata alias Gading karena gantung diri, ternyata memunculkan tanda tanya.

Banyak pihak termasuk netizen menilai, kematian terduga pelaku pembunuhan Komang Kusuma Jaya alias Bentar tersebut banyak kejanggalan.

Ads Wberita

Kejanggalan pertama terkait lokasi tempat ditemukannya Gading tergantung, yakni di salah satu bangunan gubug di pinggir jalan setapak yang sering dilintasi warga.

Keganjilan berikutnya, dimana gubug tempat kejadian ditemukannya korban tersebut tergantung merupakan gubug reot yang banyak berisi penyangga dari bambu.

Disamping itu, posisi kedua kaki Gading yang kelahiran Banjar Kaleran, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana tersebut menyentuh tanah saat tergantung dan lidahnya tidak menjulur ke luar.

Keganjilan-keganjilan itulah membuat sejumlah netizen menaruh kecurigaan, jika Gading bukan mati gantung diri. Melainkan diduga sebelumnya dibunuh dan mayatnya di gantung.

Dugaan ini diperkuat saat pihak istri Gading dan Keluarganya menolak keras dilakukan otopsi sesuai permintaan dari aparat kepolisian dari Sat Reskrim Polresta Banyuwangi.

Permintaan otopsi terhadap jasat Gading oleh pihak kepolisian, diduga pihak kepolisian juga menemukan kejanggalan-kejanggalan atas peristiwa gantung diri tersebut.

Istri Gading juga menolak memenuhi permintaan bapak kandung Gading agar jasat Gading dipulangkan ke Jembrana untuk diaben, dengan alasan Gading telah menjadi warga Wongsorejo dan telah memeluk Agama Islam, mengikuti keyakinan istrinya.

Terkait hal tersebut, netizen meminta aparat kepolisian dari Polresta Banyuwangi untuk melakukan otopsi terhadap jasat Gading. Hal itu dipandang perlu untuk mengungkap kebenaran dari peristiwa tersebut.

Sayangnya terkait keganjilan-keganjilan tersebut, belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta Banyuwangi. Demikian juga terkait hasil visum luar, hingga berita ini ditulis belum keluar.

Diberitakan sebelumnya, Gading terduga pelaku pembunuhan Bentar, sempat diburu aparat dari Polsek Wongsorejo dan Polresta Banyuwangi.

Namun akhirnya Gading ditemukan warga tewas tergantung di wilayah Desa Alasrejo, Banyuwangi, tepatnya digubug repot dekat sungai pada Kamis 13 Maret 2025 pagi.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan. Menurutnya, korban gantung diri tersebut Gading yang sempat diburu karena diduga ada kaitannya dengan kematian Bentar, warga Banjar Wali, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta