Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG di Biak

UPACARA: Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H, M.M, pimpin upacara pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Satgas Yonif 711/RKS dan Yonif 743/PSY di Pelabuhan Waupnor Biak, Selasa (21/7/2026). (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)
Ads Wberita

BIAK, wberita.com ! Dandim 1708/BN Letkol Kav John Alberth Suweny, S.H, mendampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H, M.M, dalam upacara pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG, Selasa (21/7/2026).

Kunjungan tersebut, dilakukan untuk memimpin upacara pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 711/Raksatama dan Yonif 743/Pradnya Samapta Yudha dibawah Kolakops 173/PVB Kogas Cenderawasih.

Ads Wberita
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H, M.M (tengah) foto bersama Dansatgas Yonif 743/PSY Letkol Inf Hery Mujiono dan Dansatgas Yonif 711/RKS Letkol Inf Ary Eko Pramono, S.Sos, M.I.P. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Upacara pelepasan berlangsung di Pelabuhan Waupnor Biak, dan diikuti prajurit serta unsur Forkopimda.

Rombongan Pangdam XVII/Cenderawasih, yakni Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto, Aspers Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Beni Sutrisno, dan Kasmin Pangdam XVII/Cenderawasih Letkol Inf David Suranta Barus, serta Pabansops Dam XVII/Cenderawasih Mayor Inf Marsel Rumansara.

Kedua satuan tersebut, telah menyelesaikan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan selama satu tahun di wilayah Papua Tengah.

Dandim 1708/BN Letkol Kav John Alberth Suweny, S.H (duduk ujung kanan) menghadiri upacara pelepasan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Satgas Yonif 711/RKS dan Yonif 743/PSY di Pelabuhan Waupnor Biak. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Selama menjalankan penugasan, para prajurit tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga aktif membantu berbagai kebutuhan masyarakat di daerah penugasan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas Yonif 711/RKS dan Yonif 743/PSY atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas.

Pangdam menjelaskan, selama berada di wilayah penugasan, prajurit turut mendukung berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, membantu pendidikan, program pemberian makan bergizi gratis, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang memberikan manfaat bagi warga.

Upacara pelepasan prajurit Satgas Pamtas RI-PNS Kewilayahan Yonif 711/Raksatama dan Yonif 743/Pradnya Samapta Yudha. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Ia menegaskan bahwa setiap prajurit yang melaksanakan tugas operasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kehadiran TNI di daerah penugasan diharapkan tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga membawa perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Pangdam mencontohkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan prajurit di lapangan, seperti memberikan pelayanan kesehatan dari honai ke honai, membantu membagikan makanan kepada anak-anak sekolah, mendampingi proses belajar mengajar di daerah yang mengalami keterbatasan tenaga pendidik.

“Selain itu, para prajurit juga menjalankan program pembelian hasil bumi milik mama-mama Papua di pedalaman. Program tersebut, memudahkan masyarakat menjual hasil kebun tanpa harus menempuh perjalanan jauh,“ ungkap Pangdam.

“Hal-hal seperti itu mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Dari sana terjalin hubungan yang semakin erat antara prajurit TNI dan masyarakat di pedalaman,“ pungkas Pangdam.

 

Sumber: Penerangan Kodim 1708/BN

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta