BULELENG, wberita.com ! Seorang pemuda asal Banjar Dinas Tegal, Desa Mengening dikabarkan tenggelam saat mandi di Air Terjun Mengening, Kabupaten Buleleng, Kamis (20/11/2025). Kejadian bermula saat korban mandi bersama 2 orang lainnya, tanpa diduga mereka tenggelam. Dua orang berhasil diselamatkan saat itu, namun nahas, Gede Angga Putra Pratama (15) tak bisa ditemukan.
“Laporan diterima pukul 13.40 Wita dari Perbekel Desa Mengening, bahwa ada orang tenggelam sekitar pukul 12.00 Wita,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Menindaklanjuti laporan permintaan bantuan SAR, diberangkatkan 7 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng. Jarak ke lokasi kejadian cukup jauh ditempuh dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, kurang lebih 2 jam. Setibanya di Air Terjun Mengening, tim melakukan koordinasi untuk menentukan pola pencarian. Selain menggunakan Aqua Eye, juga diturunkan 2 personel penyelam. “Sudah dilakukan 4 kali penyelaman dengan kedalaman kurang lebih 6 meter,” imbuhnya.
Unsur SAR gabungan yang terlibat selama berlangsungnya operasi SAR:
1. Pos SAR Buleleng dengan 7 personel;
2. Polsek Kubutambahan dengan 4 personel;
3. Bhabinkamtibmas dengan 1 personel;
4. Polair Polres Buleleng dengan 2 personel;
5. Bhabinsa dengan 1 personel;
6. Kecamatan Kubutambahan dengan 2 personel;
7. BPBD Kab. Buleleng dengan 3 personel;
8. Aparat desa Mengening;
9. Keluarga korban;
10. Masyarakat setempat.
Sampai dengan saat ini korban belum ditemukan dan rencananya pencarian akan dilanjutkan besok pagi. (ay/hmsdps)
[20/11 21.53] Komang Siswantara: JUKUNG TANPA AWAK TEROMBANG AMBING DI PERAIRAN PANTAI KARANG SANUR
DENPASAR — Seorang nelayan terjatuh dari jukungnya di Perairan Pantai Karang Sanur, Kamis (20/5/2025). Sekitar pukul 07.00 Wita korban mulai melaut, namun siang harinya ditemukan jukung dengan kondisi mesin masih menyala namun tanpa pengemudi. “Kurang lebih pukul 14.30 Wita jukung atau perahu ditemukan oleh Boat rute Sanur-Nusa Penida dan langsung diteruskan ke tim Balawista,” ungkap I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Tim Balawista bersama nelayan setempat telah menarik jukungnya ke pinggir Pantai Mertasari Sanur sekitar jam 16.00 wita.
Berdasarkan laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar diketahui identitas nelayan tersebut atas nama Wayan Dana (60), beralamat di Serangan. “Kami baru dapatkan informasinya pada pukul 18.20 Wita dari Pusdalops Denpasar, dan menindaklanjuti laporan dengan menggerakkan 4 orang menuju lokasi,” imbuh Sidakarya .
Malam ini pencarian dilaksanakan dengan menyisiri di sepanjang bibir pantai. Upaya penurunan Alut SAR laut tidak memungkinkan untuk dilakukan karena gelap sehingga jarak pandang terbatas. Area penyisiran darat terbagi dalam 2 SRU, yakni ke arah barat dan timur. Akan tetapi hasilnya masih belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Selain tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, turut bergabung unsur SAR lainnya dari Potensi SAR 115, Arjuna Rescue, Potensi Namru, Potensi YBER, Potensi IEA, Potensi DRS, Pol Air Polresta Denpasar, keluarga target serta masyarakat setempat.













