JEMBRANA, wberita.com ! Hari ke tiga tenggelamnya KPM Tunu Pratama Jaya, pencarian terhadap korban yang hilang terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Selain pencarian dilakukan di laut Selat Bali dan sekitarnya, pemantauan juga dilakukan melalui udara dengan menggunakan helikopter. Pasalnya masih ada puluhan korban yang dinyatakan hilang.
Sementara itu dari informasi yang diperoleh, satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, kembali berhasil ditemukan dengan kondisi selamat pada, Jumat 4 Juli 2025, malam.
Korban asal Banyuwangi, Jawa Timur tersebut ditemukan selamat di rumah kerabatnya di dusun Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana.
“Ya, benar satu korban selamat berhasil ditemukan tadi malam. Kita temukan di rumah kerabatnya di Pebuahan,” terang
Kasubdit Patroli Airud DitPolairud Polda Bali AKBP Didik Wiratmoko, Sabtu (5/7/2025).
Menurut AKBP Didik, korban asal Banyuwangi, Jawa Timur tersebut sebenarnya terdampar di Pantai Pebuahan pada Kamis, 3 Juli 2025 pagi. Namun korban langsung tinggal di rumah kerabatnya, tanpa diketahui petugas.
“Akhirnya tadi malam ada pihak keluarganya yang menyampaikan bahwa korban selamat dan tinggal di rumah kerabatnya di Pebuahan,” ujar AKBP Didik Wiratmoko.
Korban menurut AKBP Didik Wiratmoko pada Sabtu, 5 Juli 2025 pagi langsung dievakuasi ke Pelabuhan Gilimanuk untuk selanjutnya diserahkan ke Posko Ketapang, Banyuwangi.
Dengan ditemukannya satu korban lagi berarti hingga hari kedua pencarian korban yang telah berhasil ditemukan sebanyak 36 orang. Enam korban diantaranya ditemukan kondisi meninggal dan 29 penumpang lainnya masih dalam pencarian.
Diberitakan sebelumnya KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu, 2 Juli 2025, sekitar pukul 23.50 WITA, diduga karena mengalami kebocoran pada ruang mesin, sehingga kapal terbalik dan tenggelam.(dar)










