JEMBRANA, wberita.com ! Polres Jembrana melakukan langkah antisipasi gangguan keamanan saat pengumuman kelulusan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, Senin 5 Mei 2025 kemarin.
Antisipasi ini dilakukan dengan menerjunkan sejumlah personil dari jajaran Polres Jembrana untuk melakukan pengawasan dan pengamanan saat kelulusan. Personil yang dilibatkan meliputi personil terbuka dan tertutup.
“Langkah ini kami ambil untuk antisipasi perayaan kelulusan yang berlebihan dari para siswa yang berpotensi bisa menimbulkan ganguan kamtibmas,” terang Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, Selasa (6/5/2025).
Menurut AKBP Kadek Citra Dewi, personil jajaran Polres Jembrana yang dilibatkan untuk antisipasi kelulusan sebanyak 132 orang personil. Mereka bertugas melakukan pengamanan di sekolah-sekolah dan patroli.
“Kami tugaskan juga personil melakukan pengamanan secara tertutup. Ini bertugas mendeteksi dini akan kemungkinan munculnya kerawanan gangguan keamanan,” ujarnya.
Antisipasi menurut Kapolres Jembrana difokuskan pada perayaan kelulusan yang berlebihan, seperti konvoi sepada motor yang bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta kecelakaan lalu lintas. Termasuk kemungkingan aksi tauran antar pelajar.
Dalam pelaksanaannya pada Senin, 5 Mei 2025, pengumunan kelulusan ditingkat SMA sederajat di wilayah hukum Polres Jembrana berlangsung aman dan tertib. Tidak ada kejadian yang menonjol yang berpotensi menimbulkan ganguan kemanan.
Untuk diketahui pengumuman kelulusan tingkat SMA sederajat di Kabupaten Jembrana pada Senin, 5 Mei 2025 dilakukan secara online. Hal ini dilakukan menurut sumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali adalah untuk langkah antisipasi siswa melaksanakan perayaan berlebihan yang bisa memicu gangguan keamanan.(dar)













