Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita

Warga Korleko Meminta Bupati Lombok Timur Atensi Kesulitan Air Pelanggan PDAM

Foto: Warga desa musyawarah bersama Pemdes Korleko terkait kekeringan air PDAM
Ads Wberita

Lombok Timur – Ketika suplai air terganggu, masyarakat tak hanya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga rentan mengalami keresahan sosial. Situasi inilah yang kini terjadi di Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Dari pantauan wartawan, wilayah tersebut telah mengalami kekeringan sejak tiga hari terakhir. Pjs Kepala Desa Korleko, Muhammad Sirojuddin, S.AP, membenarkan bahwa aliran air PDAM di desanya terhenti total selama tiga hari.

Ads Wberita

“Di Kecamatan Labuhan Haji ada tiga desa pelanggan PDAM yang terdampak, yakni Korleko, Korleko Selatan, dan Tirtanadi,” ucapnya, Jumat (21|11).

Menurutnya, warga kini terpaksa mencari sumber air alternatif, baik dari sumur-sumur milik warga maupun titik air lain, demi memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, mandi, mencuci, hingga berwudhu.

Sirojuddin menegaskan bahwa PDAM seharusnya segera memberikan solusi terhadap kondisi tersebut. Ia menilai, bila memang terdapat kendala teknis seperti kebocoran pipa atau gangguan lainnya, pihak PDAM wajib memberi informasi kepada pemerintah desa.

“Hingga saat ini tidak ada pemberitahuan dari PDAM mengenai penyebab macetnya aliran air maupun kapan perbaikan dilakukan. Warga butuh kejelasan,” tegasnya.

Ia juga menyarankan agar PDAM menyalurkan air bersih sementara melalui mobil tangki untuk mengurangi beban warga.

Keluhan serupa disampaikan Lalu Muhammad Sapaudin, warga Gubuk Pedaleman. Dikatakannya, masyarakat sangat bergantung pada air untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas ibadah.

“Sekarang kami mencari air dari sumur warga. Untungnya kantor desa membuka akses sumur bornya selama 24 jam. Sementara dari PDAM tidak ada informasi apa pun,” tuturnya dengan nada kecewa.

Bahkan, ia mengaku sudah menanyakan langsung kepada petugas PDAM, namun hanya mendapat jawaban singkat bahwa perbaikan masih membutuhkan waktu lama. “Air sering macet, tapi tagihan tetap lancar. Semoga pelayanan dan kewajiban seimbang,” tambahnya.

Di sisi lain, H.Akmal, warga Gubuk Lauk, berharap pemerintah daerah ikut turun tangan. Ia meminta Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin, memberikan perhatian dengan menyalurkan air bersih melalui tangki hingga perbaikan rampung.

“Kami mohon bapak Bupati memberikan bantuan tangki air, karena ini kebutuhan vital, terutama untuk ibadah, memasak, mandi anak anak sekolah,” katanya singkat.

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta