Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Antisipasi Aksi Anarkis, Puluhan Pecalang Jaga Kantor DPRD Jembrana

Ket foto : Sejumlah Pecalang yang disiagakan di Kantor DPRD Jembrana
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com ! Aksi demo anarkis yang terjadi di beberapa daerah menuntut dibubarkannya DPR, ternyata membuat DPRD dan pemerintah daerah Jembrana ketar-ketir.

Tidak mau terjadi di Kabupaten Jembrana, Kantor DPRD Jembrana dijaga ketat aparat gabungan dari TNI/Polri. Tak cukup itu, pengamanan ditambah lagi oleh pasukan Adat, yakni Pecalang.

Ads Wberita

Bahkan Pecalang yang dilibatkan dalam pengamanan mencapai puluhan orang. Mereka dari Pasikian Pecalang Bali Kabupaten Jembrana. Tujuannya tak lain untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami tidak mengharapkan adanya situasi anarkis. Kalaupun tetap ada, kami berusaha mengantisipasi agar Jembrana tetap aman dan kondusif,” terang Ketua Pasikian Pecalang Bali Kabupaten Jembrana, I Made Pande Dwi Put, Senin (1/9/2025).

Menurutnya, puluhan Pecalang telah disiagakan di Kantor DPRD Jembrana sejak Minggu, 31 Agustus 2025 malam. Pihaknya dengan tegas menolak demonstrasi yang bersifat anarkis.

Selain bekerja sama dengan TNI/Polri, Pecalang juga telah berkoordinasi dengan Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi. Atas permintaan Sri Sutharmi, 10 pecalang akan disiagakan di Kantor DPRD selama lima hari ke depan. Mereka akan dibagi menjadi dua shift, siang dan malam, untuk memastikan penjagaan maksimal.

Sementara itu, Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, membenarkan langkah antisipasi ini. Meskipun ia meyakini Jembrana tetap kondusif dan belum ada pemberitahuan resmi terkait aksi demonstrasi, langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan.

“Kami mengantisipasi, meskipun saya meyakini di Jembrana sangat kondusif. Dan sejauh ini memang belum ada surat atau pemberitahuan akan ada aksi di Jembrana,” jelas Sri Sutharmi.

Ia menambahkan, pengamanan gabungan ini juga melibatkan Banser dan dilakukan atas koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Kami mengajak Pecalang dan Banser. Atas izin dan koordinasi dengan Forkopimda, kita merangkul Jaga Bali yang kita punya, yakni Pecalang di Jembrana,” tandasnya.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta