Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Face Recognition Anti Calo Dukcapil Siap Dipakai Seleksi CASN 2024

Keterangan Foto: CASN 2024
Ads Wberita

JAKARTA, wberita.com – Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) bakal segera dimulai tahun ini. Pihak BKN memerlukan teknologi Face Recognition (FR) untuk memverifikasi dan validasi wajah peserta CASN 2024.

Untuk itu Ditjen Dukcapil Kemendagri dan BKN sedang mematangkan draft Perjanjian Kerja Sama pemanfaatan data foto wajah dan teknologi FR untuk keperluan seleksi CASN tersebut.

Ads Wberita

Menurut Ketua Tim Layanan Administrasi Data Kependudukan Direktorat IDKN Ditjen Dukcapil, Ni Luh Mertasih, teknologi ini rencananya bakal diterapkan mulai 19 Agustus 2024 untuk mengurangi potensi kecurangan, seperti penggunaan joki dalam Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Baca Juga: Tangkis Joki Seleksi CPNS 2024, BKN Pakai Teknologi Face Recognition dari Dukcapil https://www.wberita.com/tangkis-joki-seleksi-cpns-2024-bkn-pakai-teknologi-face-recognition-dari-dukcapil/

“Implementasi teknologi FR merupakan langkah penting untuk memastikan integritas proses seleksi. Dokumen Petunjuk Teknis (Juknis) sedang disusun dan rencananya akan segera memulai Proof of Concept (POC) untuk memastikan sistem (FR) berjalan lancar,” Ni Luh Mertasih pada pertemuan antara Dukcapil dan BKN di Jakarta, Senin (2/8/2024)

Sementara itu, Pranata Komputer Madya BKN, Setyo Pramono menambahkan, pihaknya perlu memastikan bahwa server Dukcapil dapat menangani beban akses Face Recognition untuk ribuan peserta. “Penambahan bandwidth mungkin diperlukan untuk mendukung kecepatan akses dan mencegah gangguan selama proses verifikasi,” kata Setyo.

Baca Juga: Direktur PIAK Dukcapil Bekali ASN Pentingnya Perlindungan Data Pribadi https://www.wberita.com/direktur-piak-dukcapil-bekali-asn-pentingnya-perlindungan-data-pribadi/

Selain teknologi FR, BKN juga berminat pada pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mempercepat verifikasi dan validasi data. Namun, BKN belum akan mengimplementasikan IKD dalam waktu dekat, karena masih perlu diskusi internal terkait kesiapan infrastruktur dan penyesuaian proses bisnis.

Adapun kesimpulan dari rapat menyebutkan bahwa akses pemanfaatan FR dapat diterapkan setelah penyusunan Juknis dan POC. Penyusunan Juknis direncanakan akan dilakukan pada pekan kedua Agustus 2024. Untuk POC akan dilaksanakan segera setelah penyusunan Juknis selesai sebelum seleksi CASN 2024 dimulai.

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta