JEMBRANA, wberita.com ! Kematian Komang Kusuma Jaya alias Bentar (37) secara misterius ternyata menjadi perhatian banyak pihak, terutama warga Desa Yehembang, Kacamatan Mendoyo, Jembrana.
Selain menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga korban, warga juga mendorong pihak kepolisian dari Polsek Wongsorejo dan Polresta Banyuwangi untuk mengusut tuntas kasus tersebut, hingga terang benderang.
Bukan hanya itu, warga Desa Yehembang yang merupakan desa asal korban juga banyak yang memberikan donasi kepada pihak keluarga korban. Donasi tersebut berupa dana untuk biaya angkut jenasah dari Jembrana ke Banyuwangi bolak balik untuk keperluan otopsi serta biaya perwakilan keluarga selama berada di Banyuwangi mengurus kasus kematian Bentar.
Bahkan donasi ini diprakarsai langsung oleh Perbekel Yehembang I Made Sumadi yang juga menaruh perhatian serius terhadap kasus kematian warganya itu. Semadi juga secara pribadi membantu perwakilan keluarga yang ke Banyuwangi, berupa dana dan kendaraan.
“Ya benar, kasus Bentar mendapat perhatian serius dari masyarakat kami. Mereka rela urunan untuk biaya angkut jenasah agar bisa diotopsi,” terang Semadi, Kamis (13/3/2025).
Warga berinisiatif memberikan donasi karena kondisi perekonomian keluarga korban tergolong kurang mampu. Selama ini korban (Bentar) merupakan tulang punggung keluarga. Dia harus menanggung biaya hidup kedua orang tuanya dan adiknya yang mengalami kebutaan.
“Saya berharap pihak kepolisian dari Banyuwangi bisa cepat mengungkap kasus ini, karena pihak keluarga menduga korban tewas akibat dibunuh,” tutupnya.(dar)













