JEMBRANA, wberita.com ! Lantunan lagu ‘Rindu Meme’ yang dinyanyikan Luh Putu Yulianti, gadis berusia 13 tahun, asal Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, ternyata mengundang simpati banyak pihak.
Disamping suara gadis yang mengalami gangguan penglihatan tersebut sangat merdu, dia juga sangat menjiwai lagu yang dibawakannya. Talenta olah vokal anak pertama dari pasutri kurang mampu ini memang tidak diragukan lagi.
Rasa simpati kepada Luh Putu Yulianti, sang pelantun ‘Rindu Meme’ datang dari Putu Rio, salah seorang pengusaha sukses asal Jembrana. Pengusaha muda ini datang langsung ke rumah Luh Tu Yulianti untuk memberikan santunan, Minggu (6/7/2025) sore.
Santunan dari Putu Rio (Rio Jaya Motor) berupa uang tunai untuk biaya pengobatan dan biaya pendidikan Luh Putu Yulianti. Santunan tersebut diterima langsung oleh Luh Putu Yulianti, disaksikan kedua orangtuanya, Perbekel Penyaringan I Made Dresta, Kelian Banjar Yehbuah, serta pihak dari YSJ Bali Production.
“Saya sangat terharu mendengar lantunan lagunya (Luh Putu Yulianti). Ditengah kekurangan fisiknya, dia punya talenta yang luar biasa. Semangatnya untuk maju sangat tinggi. Karena itu, saya bantu dia untuk menambah motifasi. Nilainya sangat kecil dibanding semangatnya untuk sembuh,” ujar Putu Rio usai penyerahan santunan.
Kedepan, dirinya akan selalu mensuport Luh Putu Yulianti dalam upaya pengembangan bakat olah vokalnya, termasuk mensuport pendidikannya. Dirinya dalam kesempatan tersebut juga mengajak para dermawan di Bali untuk mengulurkan tangan membantu biaya pendidikan dan pengobatan Luh Putu Yulianti, sehingga dia bisa melihat kembali secara normal.
Komang Wiastama, bapak kandung dari Luh Putu Yulianti dalam kesempatan tersebut mewakili anaknya menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Putu Rio (Rio Jaya Motor) atas bantuan yang diberikan kepada Anaknya.
“Bantuan ini tentu saja akan kami gunakan untuk biaya pengobatan anak kami dan juga untuk biaya pendidikannya. Sekali lagi kami sampaikan terimakasih yang tak terhingga,” kata Wiastama yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan.
Sementara itu Perbekel Penyaringan Made Dresta juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Rio Jaya Motor yang telah membantu warganya dengan tulus. Dia berharap, semua pihak bisa membantu dan mendukung talenta yang dimiliki warganya itu.
“Kami dari desa tentu saja tetap mensuport kegiatan positif dari warga kami dan juga akan berjuang serta mencari solusi untuk biaya pengobatan matanya, termasuk mengenai donor mata,” paparnya.
Disisi lain, pihak dari manajemen YSJ Bali Production (Yayasan Seni Jembrana) yang memproduseri single perdana Luh Putu Yulianti menyampaikan bahwa semua hasil youtobe dari lagu Rindu Meme yang dinyanyikan oleh Luh Putu Yulianti akan diserahkan kepada Luh Putu Yulianti untuk biaya pengobatan matanya dan biaya pendidikannya.
“Kami dari YSJ Bali Production bekerjasama dengan AW Dewata Pro, sudah sepakat akan menyerahkan seluruh hasil youtobe kepada Luh Putu Yulianti untuk biaya pengobatannya. Karena itu kami mohon dukungan semua pihak agar singlenya bisa trending,” ujar Dewa Bracuk dari YSJ Bali Production.
Bukan hanya itu, pihak YSJ Bali Production juga telah mempersiapkan single ke-2 untuk Luh Putu Yulianti. Tetap pada komitmen awal, seluruh hasil youtobe lagu pertama, kedua dan lagu berikutnya akan didonasikan untuk biaya pengobatan mata Luh Putu Yulianti.
Guna mempercepat proses pengobatan gadis bertalenta dibidang olah vocal ini, atas restu kedua orang tua Luh Putu Yulianti dan pemerintah desa setempat, YSJ Bali Production juga membuka donasi dari masyarakat yang perduli terhadap Luh Putu Yulianti.
Bantuan dari para donatur bisa disalurkan melalui Nomer Rekening BPD Bali : 0160202386339 An. Yayasan Seni Jembrana. Atau bisa menghubungi nomer TLP/WA : 083117012992 – 085854960703 – 085738723738 atas nama manajemen YSJ Bali Production.(dar)










