Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Misteri Kematian Bentar di Banyuwangi, Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas

Ket Foto: Keluarga korban Komang Kusumajaya yang ditemukan meninggal di banyuwangi.
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com ! Keluarga Komang Kusumajaya (37) (Alias Bentar) Warga Banjar Wali, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo yang ditemukan tewas di tepi sungai Wongsorejo, Banyuwangi, Senin (10/3) mendesak polisi usut tuntas kasus tersebut. Banyaknya kejanggalan atas kematian korban membuat keluarga menduga korban dibunuh.

“Jenazah sudah tiba di rumah duka sekitar Pukul 14.00 WITA tadi siang. Keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban karena kondisinya yang sudah bengkak dan membiru,” ujar paman korban, I Wayan Sutama, Selasa (11/3).

Ads Wberita

Sutama juga menjelaskan bahwa keluarga sangat mengharapkan pihak kepolisian agar megusut tuntas kasus kematian Kusumajaya. Sebab, adanya sejumlah kejanggalan atas kematian korban.

“Kami sangat mengharapkan kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini. Selain itu, kepolisian juga harus mencari teman yang diajak ke Banyuwangi untuk dimintai keterangan,” jelas Sutama.

Untuk diketahui, sesosok mayat laki-laki yang ditemukan di pinggir sungai wilayah Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (10/3), diketahui bernama Komang Kusumajaya alias Bentar, warga Banjar Wali, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

Polres Banyuwangi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pembunuhan ini. Pihak keluarga korban telah berada di Polres Banyuwangi untuk memberikan keterangan.
Menurut keterangan orang tua korban, Komang Kusumajaya pergi ke Banyuwangi pada Minggu (9/3) sekitar pukul 08.00 WITA bersama tetangganya, Putu Saputra Adinata alias Gading.

Kartini menjelaskan bahwa seminggu sebelumnya, motor jenis N-Max milik anaknya dibawa oleh Gading ke Banyuwangi untuk mengambil surat kir milik Mang Nik. Namun, Gading tidak membawa kembali motor tersebut dengan alasan tidak bisa mengendarai karena sakit.

Karena itu, pada Minggu pagi, Komang Kusumajaya pergi bersama Gading ke Banyuwangi untuk mengambil motornya. Namun, pada Senin (10/3) sekitar pukul 06.00 WITA, Gading datang ke rumah korban sendirian.

Siang harinya, Kartini dan suaminya cemas menunggu kepulangan Komang Kusumajaya. Sore harinya, sekitar pukul 18.00 WITA, mereka mendapat kabar bahwa anaknya ditemukan tewas di pinggir sungai di Wongsorejo, Banyuwangi.(Sis)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta