JEMBRANA, wberita.com ! Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (Mr.X) ditemukan mengambang di perairan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (11/1). Saat ditemukan, pada tubuh jenazah tersebut masih terikat sebuah sarung golok dari kayu.
Penemuan jenazah ini berawal saat seorang nelayan bernama Nur Holil (48) hendak pulang melaut sekitar pukul 18.30 WITA. Ia melihat benda mencurigakan mengapung di tengah laut, tepatnya di belakang pabrik PT Indo Hamafis.
“Saksi melihat adanya mayat mengapung, namun karena tidak berani mengambil tindakan untuk menarik ke daratan, saksi menginformasikan temuan tersebut ke anggota Satpolairud melalui pesan WhatsApp,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, Senin (12/1).
Mendapat laporan tersebut, tim Satpolairud Pengambengan langsung bergerak melakukan pencarian menggunakan perahu patroli. Setelah lokasi dipastikan, jenazah dievakuasi menuju pesisir pantai dan langsung dibawa ke RSU Negara.
Tim Inafis Polres Jembrana bersama tim medis RSU Negara telah melakukan pemeriksaan luar. Berikut hasil identifikasi sementara jenazah tersebut:
– Jenis Kelamin: Laki-laki (kondisi disunat).
– Tinggi Badan: 156 cm.
– Wajah: Sudah tidak dapat dikenali karena proses pembusukan.
– Rambut: Hanya tersisa sedikit di bagian kepala belakang.
– Pakaian: Menggunakan kaos lengan panjang warna hijau. Di dada kiri terdapat gambar gajah bertuliskan “Plastik Hitam Perak”, dan di bagian punggung bertuliskan “Plastik Hitam Perak ‘Gajah’ Kualitas Terjamin”.
– Kondisi Lain: Tidak mengenakan celana dalam.
– Benda yang Melekat: Terdapat sarung golok kayu warna coklat sepanjang 26 cm yang terikat di tubuh dengan tali plastik warna biru.
Upaya identifikasi melalui sidik jari menggunakan alat Mambis telah dilakukan oleh tim Inafis, namun hingga saat ini identitas korban belum berhasil ditemukan atau tidak muncul dalam basis data.
“Langkah-langkah koordinasi dengan jajaran kepolisian lain sudah dilakukan untuk mencari tahu apakah ada laporan warga hilang dengan ciri-ciri tersebut,” kata Alit.
Polisi mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri mengenakan kaos hijau bergambar gajah dan membawa sarung golok, agar segera menghubungi Polres Jembrana atau mendatangi RSU Negara.













