JEMBRANA, wberita.com ! Bencana puting beliung terjadi di Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.
Angin puting beliung yang menerjang rumah warga tersebut terjadi tepat saat hari raya Nyepi Tahun Caka 1948, Kamis, 19 Maret 2026, pukul 21.00 Wita.
Menurut sejumlah warga, saat kejadian warga terdampak sebenarnya sudah semua berada di dalam rumah karena Nyepi. Lampu-lampu semua dipadamkan. Tiba-tiba dari arah selatan terdengar suara gemuruh dan atap-atap rumah berhamburan.
Kondisi tersebut membuat warga panik lantaran situasinya sangat gelap. Beruntung tidak ada warga terdampak terluka dari musibah tersebut, hanya mengalami kerugian material.
“Saat kejadian saya ada di dalam rumah. Lampu-lampu mati karena Nyepi. Tiba-tiba ada angin kencang, atap rumah saya berhamburan,” ujar Nyoman Suarya.
Perbekel Yehembang I Made Sumadi dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya dari pengecekan yang dilakukan tercatat ada 9 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.
“Tadi malam saat kejadian kami sudah langsung turun untuk melakukan pengecekan ke lokasi bencana dan setelah kami data, musibah tersebut kami laporkan ke BPBD Jembrana agar segera dapat penanganan,” pungkasnya.(dar)













