Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita
Berita  

Waduuuh…! Penyakit Sapi di Yehembang Mulai Merebak, Yang Mati Dijual ke Jagal

Ket foto : ilustrasi sapi Bali
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com ! Penyakit yang menyerang sapi milik warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, mulai menyebar.

Setelah dua hari sebelumnya ditemukan satu ekor sapi dan satu ekor kerbau mati dengan kondisi mulut berbusa, Senin 21 Juli 2025 pagi, ditemukan lagi beberapa sapi milik warga mengalami sakit.

Ads Wberita

Salah satunya sapi milik Dek Adi, warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Sapi dewasa milik warga ini didapati kondisi sakit dengan kondisi mulut berbusa.

“Mulai banyak sapi tertular penyakit setelah sebelumnya ada sapi dan kerbau mati. Tadi pagi ada satu ekor lagi kondisinya lemah dan mulutnya berbusa,” ujar Putu, warga setempat, Senin (21/7/2025) siang.

Menurutnya, pihak kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Rencananya, Selasa 22 Juli 2025 akan dilakukan vaksinasi.

“Kami belum tahu penyakit apa yang menyerang sapi-sapi warga karena belum ada penjelasan resmi dari dinas terkait,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Jembrana I Ketut Suastika dikonfirmasi terkait merebaknya penyakit yang menyerang sapi-sapi warga, mengaku akan segera berkordinasi dengan dinas terkait, sehingga masalah tersebut bisa segera diatasi dan tidak menular ke sapi-sapi lainnya.

Sebelumnya, satu ekor sapi dan satu ekor kerbau milik warga Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ditemukan mati dengan kondisi mulut berbusa pada, Sabtu 19 Juli 2025 lalu.

Temuan kasus kematian hewan ternak tersebut menurut Kelian Banjar Pasar Nengah Astawa telah dilaporkan kepada dinas terkait agar segera mendapat penanganan.

Sayangnya, dari informasi sejumlah warga, bangkai sapi yang mati karena sakit tersebut justru dijual kepada pihak jagal (pemotongan hewan) dengan harga berkisar Rp. 1 juta per ekornya.(dar)

 

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta