Ads Wberita
Ads Wberita
Ads Wberita

Di Jembrana Empat Parpol Berkoalisi Hadapi Pilkada 2024, Partai Demokrat Tereliminasi

Keterangan Foto: Pertemuan empat pimpinan Parpol di Jembrana, diantaranya Golkar, Gerindra, PKB dan PPP, Minggu (28/4/2024) sepakat membentuk koalisi
Ads Wberita

JEMBRANA, wberita.com – Kekuatan tangguh menyongsong Pilkada Jembrana Nopember 2024 mendatang akhirnya terbentuk. Empat partai sepakat membentuk koalisi dan dipastikan mereka siap bertempur melawan incumbent.

Keempat partai yang sepakat membentuk koalisi baru tersebut masing-masing, Golkar, Gerindra, PKB dan PPP. Koalisi ini sebenarnya melanjutkan koalisi sebelumnya, yakni Koalisi Jembrana Maju (KJM) yang terdiri dari lima partai, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB dan PKB.

Ads Wberita

Tapi untuk menghadapi Pilda Jembrana, Partai Demokrat justru didepak dari KJM. Lengsernya Demokrat dari KJM karena dipastikan Demokrat mengusung Incument dan koalisi yang baru terbentuk dipredisi akan mengusung calon baru menghadapi incumbent.

Baca Juga: Jaga Keamanan Bali Jelang Peringatan May Day, Sat Intelkam Polda Bali Jalin Silahturami dengan Serikat Pekerja https://www.wberita.com/jaga-keamanan-bali-jelang-peringatan-may-day-sat-intelkam-polda-bali-jalin-silahturami-dengan-serikat-pekerja/

Kesepakatan empat partai membentuk koalisi tersebut terjadi saat empat partai tersebut menggelar pertemuan di salah satu rumah makan di Kecamatan Negara pada Minggu (28/4/2024) lalu.

Dalam petemuan saat itu, masing-masing ketua parpol sepakat menandatangani komitmen untuk bersama-sama mengusung bakal Cabup-Cawabup di Pilkada Jembrana 2024.

“Pertemuan bersama para pimpinan empat parpol ini sudah mempunyai suatu kebersamaan, keselarasan, dan pemahaman pikirkan untuk mencapai satu tujuan di Pilkada Jembrana 2024,” terang Ketua DPD Golkar Jembrana Made Suardana dikonfirmasi wartawan.

Selanjutnya menurut Suardana, empat parpol ini dipastikan akan melirik calon yang akan diusung di Pilkada Jembrana 2024 mendatang. Mengenai siapa bakal calon yang diusung, akan dibahas pada pertemuan berikutnya secara bersama-sama.

Baca Juga: Kejutan, PDIP Siap Hadapi Incumbent di Pilkada Jembrana 2024 Mendatang https://www.wberita.com/kejutan-pdip-siap-hadapi-incumbent-di-pilkada-jembrana-2024-mendatang/

Suardana menambahkan, kesepakatan pimpinan 4 parpol di koalisi ini pun akan disosialisasi ke masing-masing jajaran parpol, baik itu kepada pengurus maupun para jajaran yang duduk di DPRD Jembrana. Dengan harapan pengurus tingkat bawah dan legislatif memiliki pemikiran sama dengan pimpinan partai yang sudah disepakati bersama 4 partai ini.

Ditanya kenapa Demokrat didepak dari koalisi, Suardana menjelaskan sengaja mengawali koalisi bersama 4 empat partai ini karena keempat parpol itu belum memiliki pilihan mengusung salah satu calon. Sememtara Demokrat telah
menjagokan calon incumbent.

“Demokrat kan sudah ada sikap mengusung incimbent dan dari PDIP diketahui sudah ada proses penjaringan Cabup,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPC Gerindra Jembrana I Kade Darma Susila mengatakan, komunikasi 4 partai ini dilakukan tanpa melibatkan Demokrat karena sejumlah pertimbangan. Salah satunya adalah menjaga kepercayaan masyarakat terhadap parpol yang sangat berperan dalam menentukan calon-calon pemimpin dan nasib daerah ke depannya.

“Kita menjadi poros tengah untuk memediasi bahwa pemerintah ini dibentuk dari parpol. Kita mencarikan solusi terbaik buat Jembrana,” terangnya.

Baca Juga: Membaca Arah Langkah dan Peluang Aman PDIP di Pilkada Jembrana 2024 https://www.wberita.com/membaca-arah-langkah-dan-peluang-aman-pdip-di-pilkada-jembrana-2024/

Intinya, Darma Susila menyatakan, tujuan utama poros tengah ini bukanlah membuat saingan. Namun manakala ada yang hanya tetap mementingkan ego pribadi dan terus memicu perpecahan di masyarakat, Darma Susila mengatakan, koalisi ini pun siap akan tarung.

Sedangan Ketua DPC PKB Jembrana H Muhammad Yunus dan Ketua DPC PPP Jembrana Ahmad Halid mengaskan hal serupa. Menurut Yunus, koalisi yang dibentuk 4 partai ini bukanlah ingin menjadi pesaing ataupun membackup partai tertentu. Namun dirinya menyatakan, kaolasi ini dibentuk untuk kepentingan bersama seluruh parpol dan masyarakat Jembrana.

“Jadi pahami kami berempat di sini bukan berniat untuk menjadi pesaing. Karena kami tidak menutup diri baik untuk warna biru (Demokrat) maupun warna merah (PDIP). Jadi jangan dimaknai yang bukan-bukan atau terlalu berlebihan. Kita masih enjoy-enjoy saja. Silahkan masuk dengan kami, namun ada hal-hal yang perlu kita bicarakan bersama,” ucap Yunus.

Disisi lain Ketua DPC Demokrat Wayan Wardana dimintai tanggapannya terkait tidak dilibatkan dalam kualisi yang baru justru memberikan jawaban enteng.

“Tidak ada itu, belum ada pertemuan lanjutan. Koalisi Jembrana Maju masih solid. Nanti mereka pasti gabung dengan kita,” ujarnya singkat. (dar)

Ads Wberita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Koenten ini Dilindungi Hak Cipta