JEMBRANA, wberita.com – Keinginan Partai Golkar membentuk koalisi tangguh untuk memenangkan Pilkada Jembrana Nopember 2024 mendatang ternyata bukan hanya insapan jempol belaka.
Terbukti, Ketua DPD Partai Golkar Jembrana I Made Suardana belakangan ini mulai gencar menjalin komunikasi dengan para petinggi partai di Jembrana. Komunikasi yang dibangun mengarah terhadap pembentukan koalisi untuk menghadapi pertarungan nanti.
Tersiar kabar, partai politik yang digadang-gadang bakal berada satu rumah dengan Partai Golkar adalah PKB dan PPP. Bahkan banyak pihak menilai PDI Perjuangan Jembrana ada kemungkinan berada dalam koalisi besar itu (Golkar, PKB, PPP dan PDIP).
Sejumlah tokoh masyarakat menilai, dari pengamatan di media sosial yang masif ingin di Jembrana ada perubahan kepemimpinan, maka tidak menutup kemungkinan koalisi besar tersebut terwujud (Golkar, PKB, PPP dan PDIP).
Karena untuk menghadapi imcumbent yang kemungkinnan akan berkoalisi dengan Gerindra, haruslah empat partai besar itu bergabung untuk memenangkan pertarungan pada Nopember 2024 mendatang.
Sementara disisi lain, Demokrat sebagai partai incument untuk kepala daerah, ada sinyal bergabung dengan PDI Perjuangan untuk mengamankan Pilkada Jembrana Nopember 2024 mendatang. Termasuk untuk mengamankan suara Bali 1. Sinyal ini dikuatkan dengan mesranya Bupati Jembrana I Nengah Tamba dengan Bupati Badung Giri Prasta.
“Ya, kami sudah inten menjalin komunikasi dengan beberapa partai di Jembrana. Mudah-mudahan nanti bisa membentuk koalisi yang tangguh untuk menghadapi Pilkada nanti,” ujar Made Suardana, Jumat (19/4/2024).
Dari komunikasi yang dibangun selama ini dengan beberapa pimpinan partai di Jembrana menurut Suardana, beberapa pimpinan partai mulai memiliki jalan yang selaras untuk maju di Pilkada Jembrana Nopember 2024 mendatang.
Disisi lain Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana I Made Kembang Hartawan sebelumnya dimintai tanggapannya terkait persiapan menghadapi Pilkada Jembrana, mengaku telah menyiapkan kejutan. Namun entah apa kejutannya, publik Jembrana masih menunggunya.













