BULELENG, wberita.com – Sekolah Bali Mandara dinilai sangat layak ada di seluruh kabupaten/kota di Bali. Mengingat sekolah ini merupakan sekolah terbaik di Bali.
Bukan hanya itu, sekolah Bali Mandara juga masuk Top 1000 nasional berdasarkan nilai ujian tulis berbasis komputer (UTBK) versi lembaga tes masuk perguruan tinggi (LTMPT).
Karena itu urgensi kehadiran SMA/SMK Bali Mandara di setiap kabupaten/kota tidak terlepas dari fakta bahwa model pendidilan progresif berasrama yang dijalanlan terbukti ampuh meretas kemiskinan di Bali. Hal ini telah diakui langsung oleh para alumni sekolah ini.
“Berdasarkan itulah saya mendorong pemerintah provinsi Bali untuk menghadirkan sekolah SMA/SMK Bali Mandara di setiap kabupaten/kota di Bali,” tegas I Nyoman Tirtawan, politisi senior asal Buleleng, Sabtu (8/6/2024).
Baca Juga: Tak Terbukti Memeras, Owner Media CMN Giliran Laporkan Balik Pemilik SPBU ke Polres Jembrana https://www.wberita.com/tak-terbukti-memeras-owner-media-cmn-giliran-laporkan-balik-pemilik-spbu-ke-polres-jembrana/
Tirtawan yang dikenal pahlawan penyelamat uang rakyat senilai Rp 98 Milayar, selama duduk di kursi DPRD Bali sangat getol menyuarakan kehadiran Sekolah Bali Mandara di setiap kabupaten/kota di Bali.
“Ini sangat urgensi, model pendidikan seperti ini harus ada di setiap kabupaten/kota di Bali karena dengan ini Bali akan zero kemiskinan,” ujarnya.
Karena itu Tirtawan berharap Gubernur Bali dan stakeholder, termasuk DPRD Provinsi Bali, agar membagun sekolah SMA/SMK Bali Mandara di seluruh kabupaten/kota di Bali. Mengingat masih banyak warga miskin di Bali.
Baca Juga: Ini Penyebab Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Versi Pertamina https://www.wberita.com/ini-penyebab-kelangkaan-gas-lpg-3-kg-versi-pertamina/
Dia berharap, khusus di Kabupaten Buleleng agar dibagun dua sekolah Bali Mandara, masing-masing di Kecamatan Seririt dan Gerokgak karena Kabupaten Buleleng merupakan penduduk terbanyak di Bali dan banyak warga miskin.
“Saya sampaikan terimakasih kepada PJ Gubernur Bali yang telah mengembalikan Sekolah Bali Mandara ke fitrahnya sebagai sekolah khusus masyarakat miskin,” imbuhnya.
Untuk diketahui, SMA/SMK Negeri Bali Mandara tahun akademik 2024/2025 kembali berstatus sekolah berasrama, setelah sempat dijadikan sekolah leguler oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. (dar)













